Denpasar (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali AA Puspayoga menutup Pekan Flori Flora Nasional (PF2N) dan Sanur Village Festival (SVF) dengan mencabut "kayon" sebagai perlambang semesta alam, Selasa (22/11) malam.

Upacara penutupan yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara berlangsung meriah dengan ditampilkannya berbagai pergelaran seni dan budaya serta peragaan busana.

Wagub mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik. P2FN/SVF sebagai sarana edukasi dan pembelajaran mengenal hortikultura yang cukup beragam di Indonesia.

Puspayoga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena terdapat perpaduan antara produk pertanian, perdagangan, dan pariwisata yang dikelola secara profesional.

Sedangkan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SVF yang merupakan inisiatif murni masyarakat untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki. Apalagi mampu menggerakkan seluruh stakeholder dan diikuti peserta luar daerah.

Menurut dia, adanya aspek seperti kuliner, sandang, dan seni rupa yang merupakan komponen kreatif memiliki peran strategis dalam pariwisata.

Ketua Panitia PF2N/SVF IB Gede Sidharta Putra, mengaku bangga dan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya dua kegiatan besar di Sanur ini.

"Kami tak akan bisa melakukan semua ini tanpa dukungan banyak orang," kata pria yang akrab disapa Gusde itu seraya melaporkan, jumlah pengunjung dalam perhelatan akbar tersebut berkisar 10.000 sampai 15.000 orang.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011