Denpasar (Antara Bali) - Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Koordinator Cabang Bali memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) setelah berhasil mengumpulkan 1.111 batang pohon tanaman hias hasil pengerdilan.
Piagam Rekor Muri itu diserahkan kepada Ketua Panitia Pekan Flori Flora Nasional (PF2N) dan Sanur Village Festival (SVF), Ida Bagus Gede Sidharta Putra, di sela-sela penutupan acara itu, Selasa malam.
I Made Kari, ketua panitia pelaksana pemecahan rekor Muri mengatakan, pihaknya bahagia karena antusiasme para penggemar bonsai cukup tinggi.
"Kami tidak menduga jika jumlah yang mendaftar untuk mengikutsertakan bonsai kesayangannya sangat tinggi, dari target 1.000 menjadi 1.111 yang terdaftar," katanya.
Sekretaris Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Korcab Bali itu menjelaskan, para peserta itu berasal dari berbagai wilayah di Tanah Air, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.
Acara itu, lanjut Kari, sangat disambut baik oleh para penggemar tanaman hias tersebut, terbukti dengan kesanggupan mereka untuk memeriahkan acara pemecahan rekor itu.
Kari mengatakan, jumlah transaksi penjualan tanaman hias selama perhelatan akbar itu pun cukup tinggi mencapai angka ratusan juta rupiah.
Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, pemecahan rekor Muri pada ajang PF2N/SVF itu sangat baik. "Karena bisa memberikan nilai tambah terhadap penyelenggaraan kegiatan akbar ini," kata pria yang akrab disapa Gusde itu.
Menurut dia, pada acara tersebut pihaknya mengakomodir semua keinginan para penggemar tanaman hias tidak hanya bonsai saja, sebab ada juga terdapat berbagai komoditas lainnya, seperti anggrek dan mawar.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011
Piagam Rekor Muri itu diserahkan kepada Ketua Panitia Pekan Flori Flora Nasional (PF2N) dan Sanur Village Festival (SVF), Ida Bagus Gede Sidharta Putra, di sela-sela penutupan acara itu, Selasa malam.
I Made Kari, ketua panitia pelaksana pemecahan rekor Muri mengatakan, pihaknya bahagia karena antusiasme para penggemar bonsai cukup tinggi.
"Kami tidak menduga jika jumlah yang mendaftar untuk mengikutsertakan bonsai kesayangannya sangat tinggi, dari target 1.000 menjadi 1.111 yang terdaftar," katanya.
Sekretaris Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Korcab Bali itu menjelaskan, para peserta itu berasal dari berbagai wilayah di Tanah Air, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.
Acara itu, lanjut Kari, sangat disambut baik oleh para penggemar tanaman hias tersebut, terbukti dengan kesanggupan mereka untuk memeriahkan acara pemecahan rekor itu.
Kari mengatakan, jumlah transaksi penjualan tanaman hias selama perhelatan akbar itu pun cukup tinggi mencapai angka ratusan juta rupiah.
Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, pemecahan rekor Muri pada ajang PF2N/SVF itu sangat baik. "Karena bisa memberikan nilai tambah terhadap penyelenggaraan kegiatan akbar ini," kata pria yang akrab disapa Gusde itu.
Menurut dia, pada acara tersebut pihaknya mengakomodir semua keinginan para penggemar tanaman hias tidak hanya bonsai saja, sebab ada juga terdapat berbagai komoditas lainnya, seperti anggrek dan mawar.(*)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011