Jambi (Antara Bali) - Pihak Balai Taman Nasional Berbak (TNB) mengungkapkan, hingga kini terdapat tiga jenis buaya di perairan muara Sungai Air Hitam Laut dan muara sungai lainnya di kawasan Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, aman bagi wisatawan.

"Dari pendataan yang kami lakukan, setidaknya terdapat tiga jenis buaya yang mendiami kawasan rawa dan perairan muara sungai-sungai yang mengalir di dalam kawasan TN Berbak ini, dan ketiganya bisa dikategorikan aman bagi wisatawan," kata Kabid Pelestarian Lingkungan dan Wisata Alam (PLWA) TNB Roman Fauzi, di Muara Sabak, Ibu kota Tanjabtim, Selasa.

Adapun ketiga jenis buaya tersebut adalah buaya Sunyolong atau buaya dengan moncong kecil dan lancip, buaya moncong katak yang moncongnya pendek mirip moncong katak, dan buaya rawa yang merupakan jenis paling buas dan paling agresif, berbahaya bagi manusia.

Ketiga jenis buaya tersebut, dikatakannya menghuni hampir seluruh kawasan perairan rawa muara sungai hingga ke sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Hari.

Dibandingkan dengan harimau Sumatera, keberadaan ketiga jenis buaya di perairan tersebut teramat jarang ditemukan menimbulkan konflik dengan manusia.

"Sejauh ini TNB tidak pernah mendapat laporan adanya kejadian konflik antara manusia, baik buaya memangsa manusia ataupun buaya menyerang manusia, dibandingkan kasus terkait agresifitas harimau," ujar Roman Fauzi.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011