Gianyar [Antaranews Bali] – Polsek Tegallalang, kabupaten Gianyar, menangkap tiga buruh yang mencuri peralatan bengkel milik majikannya karena kesal tidak diberi pekerjaan dan diupah.

“Tiga orang buruh yang bekerja di bengkel las Buana Giri, Banjar Taro Kaja, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, nekat mencuri alat pertukangan lantaran kesal tidak diberi pekerjaan dan diberikan upah oleh pemilik bengkel las,” kata Kapolsek Tegallalang AKP Sukadana, di Tegallalang, Gianyar, Rabu.

Namun dalam waktu singkat, ketiga buruh tersebut diringkus tim opsnal Unit Reskrim Polsek Tegallalang, tambah Kapolsek Tegallalang yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tegallalang Ipda I Wayan Juwahyudi.

Pencurian alat-alat pertukangan oleh ketiga buruh yakni Achmad Ba'is alias Fais (24), Achmadi Dodik Hariadi alias Dodik (32) dan Achmad Cahyoni alias Yon (29) terjadi pada hari Minggu (3/2/2019) di bengkel milik I Made Yogi Antara (25).

Korban kemudian melaporkan kehilangan alat-alat pertukangan seperti dua buah mesin gerinda, dua buah mesin bor, dua trafo las listrik, 1 buah tabung gas 3 kg dan satu buah tape deck ini mengaku mengalami kerugian senilai Rp13 juta, ujar AKP Sukadana.

Tim opsnal Unit Reskrim Polsek Tegallalang yang menyelidiki laporan kasus pencurian tersebut berhasil mengantongi identitas para tersangka setelah korban memberikan foto para tersangka.

"Berdasarkan laporan dan kesaksian korban, kami mengetahui identitas tersangka. Selanjutnya kami mencari keberadaan para tersangka," terang Kapolsek Tegallalang AKP Sukadana.

Aparat kepolisian Tegallalang kemudian menemukan ketiga buruh sedang bekerja di sebuah bengkel di Denpasar. Kami menangkap mereka saat tengah bekerja. Mereka ditangkap tanpa ada perlawanan,” katanya.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang buruh bernama Achmad Ba'is alias Fais menjelaskan mereka kesal dengan majikan karena tidak diberikan pekerjaan, padahal sudah direkrut. Karena tidak diberi pekerjaan setelah beberapa hari kerja otomatis tidak diberikan upah.

“Akhirnya, kami mengambil peralatan kerja. Karena kami memang mau bekerja dan makan, kami bawa alat itu untuk bekerja di bengkel Denpasar,” tutur Fais. (ed)

Pewarta: Adi Lazuardi

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019