Jakarta (Antaranews Bali) - Salah satu upaya yang bisa Anda lakukan agar saluran pencernaan lancar adalah rutin mengonsumsi wedang jahe, kata ahli nutrisi dari MesaAcademy, Emilia Achmadi. 

"Wedang jahe setelah makan. Tidak pakai gula. Jahe bisa menetralisir pencernaan," kata Emilia dalam diskusi bersama media di Jakarta, Selasa. 

Emilia mengatakan, alih-alih menggunakan jahe bubuk, sebaiknya buatlah sendiri wedang menggunakan dua sentimeter jahe, yang bisa menghasilkan segelas wedang berukuran 300 cc. 

Baca juga: Beberapa manfaat minum air jahe

Tak perlu setiap waktu makan. Pilihlah salah satu waktu makan yang Anda rasa menunya tak cukup sehat ketimbang waktu makan lain, makan siang misalnya (orang cenderung makan siang di luar rumah sehingga tidak begitu mementingkan asupan gizinya). 

"Saya biasanya setiap habis makan siang atau pilih waktu makan yang menunya tidak bisa Anda kontrol dengan baik," kata dia. 

Menurut Emilia, wedang jahe sebatas membantu mengatasi masalah pencernaan di tahap awal. Untuk masalah di tahap lanjutan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat perawatan medis. 

Jahe bisa mengurangi peradangan dan sakit maag, sekaligua menenangkan jalur usus. Selain membuatnya menjadi wedang, meminum air jahe dan beberapa tetes lemon setiap habis makan juga bisa bermanfaat untuk kesehatan Anda. 

Baca juga: Minum air jahe ada efek sampingnya?

Baca juga: Cara membuat air jahe sendiri

 (AL)

 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019