Denpasar (Antaranews Bali) - Petinju asal Pertina Kota Denpasar, Bali Anggito sukses meraih medali perak dalam kejuaraan nasional tinju junior di Bogor, Jawa Barat.

"Kami semua menyambut baik dan sangat bangga dengan keberhasilan yang diperoleh atlet kami di ajang kejuaraan nasional di Bogor. Setidaknya walau hanya satu atlet yang kita kirimkan, pulang membawa medali," kata Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Denpasar, Made Muliawan Arya di Denpasar, Bali, Senin.

Muliawan Arya yang akrab disapa "De Gadjah" mengatakan Anggito turun pada kejuaraan nasional tinju junior tersebut pada kelas junior 46 kg (layang ringan) yang diselenggarkaan di Bogor pada 19-22 September 2018.

Ia mengatakan walau hanya berjuang sendiri membawa bendara untuk Provinsi Bali, tidak membuat anak asuh pelatih Yulianus Bunga, merasa gentar. Memang pada babak final pertarungan tersebut atlet tinju tuan rumah lebih unggul.

De Gadjah mengatakan pihaknya ingin mengirimkan dua atlet junior diajang tingkat nasional yang digelar selama lima hari itu. Hanya saja, karena terganjal dana sehingga terpaksa hanya mengirimkan yang terbaik. 

"Maaf, di kejuraan ini pihak Pertina Bali tidak mengirimkan atlet junior. Padahal dari Kejurda Buleleng Cup waktu lalu, ada beberapa atlet junior yang berprestasi dan berbakat, tapi tidak ada yang ditunjuk. Ini kami inisiatif sendiri untuk memberangkatkan atlet dengan dana sendiri," ujarnya.

Di singgung alasan pihak Pertina Provinsi Bali tidak mengirimkan atlet Bali di ajang ini. De Gadjah tidak terlalu ingin membahasnya dan memilih untuk lebih berharap agar para petinju Bali bisa lebih berprestasi.

Berdasarkan informasi, saat kejuaraan nasional tinju junior di Bogor, pihak Pertina Provinsi Bali melalui Sekretaris Umum Pertina Bali Made Subagiadnya memilih tidak mengirimkan atlet tanpa alasan yang jelas. Padahal kejurnas ini sangat bergengsi dalam kancah nasional untuk mengukur kemampuan dari petinju daerah.

Pewarta: I Komang Suparta

Editor : Ni Luh Rhismawati


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018