Denpasar (Antara Bali) - Pihak Neofone, vendor lokal yang bermitra dengan Bakrie Telecom, mengatakan, dua minggu sebelum meluncurkan produk FN-9 sebanyak 1.000 unit pesawat telepon tersebut sudah terjual.

"Sebelum meluncurkan Neofone FN-9 yang menggandeng Esia, kami melakukan percobaan penjualan di wilayah Denpasar. Hasilnya cukup mengejutkan, sebab sebanyak 1.000 unit sudah terjual dalam waktu dua minggu," kata Yusuf Ali, perwakilan Neofone di Denpasar, Jumat.

Dia menjelaskan, target penjualan untuk bulan pertama penjualan produk terbaru tersebut adalah sebanyak 5.000 unit. Jika melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, pihaknya yakin target tersebut bisa terpenuhi.

"Karena produk telepon seluler dengan tiga slot kartu itu sudah kami sebar di seluruh toko telepon yang ada di wilayah Pulau Dewata," ujarnya.

Yusuf memperkirakan, telepon selular "triple on" tersebut akan lebih banyak dicari dari delapan tipe yang dikeluarkan sebelumnya.

Sebab hal itu berdasarkan riset pasar, sehingga telepon itu dirancang dengan sederhana sesuai dengan keinginan pasar yang saat ini lebih banyak penggunanya untuk menelepon.

Sehingga telepon selular dengan tiga kartu slot itu, kapasitas baterenya cukup baik. Waktu berbicaranya bisa selama 16 jam tanpa henti dan tiga hari bila dalam kondisi "stand by".

"Telepon selular ini merupakan telepon triple on atau tiga slot, terdiri dua slot GSM dan satu CDMA," katanya menjelaskan.

Dia menuturkan meski tiga slot, namun pada telepon itu ditonjolkan CDMA yang bisa memperoleh gratis menelepon selama enam bulan dari Esia.

"Pengguna bisa memperoleh gratis menelepon selam 100 menit setiap bulannya asalkan selalu mengaktifkan nomor esia yang telah menjadi satu paket dengan telepon itu," ujarnya.(*)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011