Ubud (Antaranews Bali) - Manajemen "Beji Ubud Resort" menyerahkan ratusan pohon upakara pada Desa Adat Lungsiakan, Ubud, Kabupaten Gianyar, untuk ditanam di desa setempat guna memperingati Hari Bumi 2018.

Pemilik "Beji Ubud Resort" Gede Risky Pramana Putra di Ubud, Gianyar, Bali, Minggu, mengatakan penyerahan pohon upakara pada Desa Adat Lungsiakan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup di Ubud khususnya dan Bali umumnya. "Pohon upakara yang diserahkan, dan selanjutnya ditanam di kawasan Desa Adat Lungsiakan, antara lain pohon cempaka, majegau, intaran, nagasari dan manggis," ujarnya.

Ia mengatakan pohon tersebut sangat bermanfaat untuk kegiatan ritual, sebab setiap membuat sesaji pada kegiatan keagamaan akan mempergunakan bahan dari pohon tersebut, karena itu pihaknya memilih untuk menyerahkan pohon itu.

"Kegiatan penyerahan dan penanaman pohon upakara yang kami lakukan itu juga merupakan upaya kami untuk memotivasi perusahaan lain agar peduli dengan lingkungan, sekaligus peringatan Hari Bumi pada bulan April ini," ucapnya.

Menurut Risky Pramana Putra, penyerahan ratusan pohon tersebut dilakukan secara berkesinambungan kepada desa adat yang memerlukan, karena kegiatan ini sebagai wujud melestarikan alam, sehingga habitat alam semesta tetap terjaga dan lestari. "Kami secara berkesinambungan akan menaman pohon yang bermanfaat bagi kepentingan desa adat setempat, sehingga dengan langkah tersebut, pelestarian alam tetap terjaga. Langkah ini juga harapan dari masyarakat maupun wisatawan dalam menjaga bumi tetap lestari," katanya.

Sementara itu, Bendesa (Ketua) Adat Lungsiakan Nyoman Jaya didampingi Kelian Dinas Lungsiakan, Kecamatan Ubud, Anak Agung Raka Suteja, mengatakan pihaknya sangat mengharapkan ada bantuan kepedulian sosial (CSR) dalam pelestarian lingkungan. "Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada manajemen Beji Ubud Resort yang telah peduli dengan lingkungan. Mudah-Mudahan kerja sama ini tidak hanya sampai disini saja. Tapi kami harapkan kerja sama tersebut terus berlanjut, termasuk memberi lapangan pekerjaan kepada warga kami," ucapnya.

Ia juga berharap kepada perusahaan atau hotel yang ada di Ubud untuk terus menjaga lingkungan dengan melakukan penanaman pohon yang berguna bagi lingkungan setempat.

"Yang lebih terpenting adalah untuk pelestarian lingkungan, sehingga dengan penanaman pohon tersebut lingkungan akan menjadi asri dan sejuk. Terlebih juga penanaman pohon untuk kepentingan upakara ritual agama Hindu," katanya. (WDY)

Pewarta: I Komang Suparta

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018