Denpasar (Antaranews Bali) - Bali mengekspor berbagai jenis cenderamata kerajinan berbahan bahan baku kulit sebesar 1,29 juta dolar AS selama bulan Januari 2018, meningkat 564.681 dolar AS atau 77,84 persen dibanding bulan sebelumnya (Desember 2017) yang tercatat 725.457 dolar AS.

"Demikian pula dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya perolehan tersebut meningkat 413.273 dolar AS atau 47,13 persen, karena Januari 2017 hanya menghasilkan 876.865 dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan, pengapalan aneka jenis cendera mata berbahan baku kulit ke pasaran luar negeri itu mampu memberikan kontribusi 2,42 persen dari total ekspor Bali sebesar 53,24 juta dolar AS selama Januari 2018, meningkat 6,02 juta dolar AS atau 12,76 persen dari bulan Desember 2017 yang tercatat 47,22 juta dolar AS.

Total ekspor Bali secara keseluruhan itu dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya juga menurun 14,11 juta dolar AS atau 36,08 juta dolar AS, karena nilai ekspor Bali pada Januari 2017 tercatat 39,12 juta dolar AS.

Adi Nugroho menambahkan, pasaran Jepang menyerap paling banyak cendera mata berbahan baku kulit dari Bali yakni mencapai 37,77 persen, menyusul Hong Kong 13,04 persen, Singapura 9,99 persen, Spanyol 7,17 persen, Perancis 6,21 persen dan Amerika Serikat 1,92 persen.

Selain itu juga menembus pasaran China 0,04 persen, Australia 1,72 persen, Jerman 1,72 persen, dan sisanya 20,41 persen ke berbagai negara di belahan dunia.

Kerajinan berbahan baku kulit merupakan salah satu dari 17 jenis usaha hasil kerajinan skala rumah tangga yang diproduksi dengan rancang bangun (desain) yang unik dan menarik untuk pria dan wanita.

Perajin Bali sangat kreatif memproduksi aneka jenis cendera mata bernilai seni dengan harga yang terjangkau dan bersaing di pasaran luar negeri. Produk ekspor itu juga sangat diminati oleh sebagian besar pelancong dalam dan luar negeri yang berliburan ke Bali.

Aneka jenis cendera mata tersebut antara lain sepatu dan sandal untuk semua usia, baik wanita maupun pria. Selain itu juga ikat pinggang dan aneka jenis tas, ujar Adi Nugroho. (WDY)

Pewarta: I Ketut Sutika

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018