Negara, (Antaranews Bali) - Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan pembangunan di sektor pariwisata secara "all out" (besar-besaran), agar mampu menaikkan kunjungan wisatawan ke daerah ujung barat Pulau Bali ini.
     
"Target utama pembangunan sektor pariwisata tentu saja meningkatnya kunjungan wisatawan. Sejauh ini upaya itu mulai menunjukkan hasil dengan kenaikan wisatawan mencapai lima belas persen pada tahun 2017," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Dan Budaya Jembrana Nyoman Wenten, di Negara, Selasa.
     
Pada tahun 2017, kunjungan wisatawan mencapai 200 ribu orang lebih yang masih didominasi wisatawan domestik sebanyak 189 ribu orang lebih.
     
Menurutnya, objek wisata yang paling banyak dikunjungi adalah Teluk Gilimanuk di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya yang berdekatan dengan pelabuhan penyeberangan Jawa-Bali.
     
"Memang jumlah wisatawan mancanegara masih kalah dibandingkan wisatawan domestik, tapi juga terus ada peningkatan. Teluk Gilimanuk menjadi favorit pengunjung, karena wisata alam disini cukup lengkap baik pemandangan alam dari daratan maupun pemandangan bawah laut," katanya.
     
Untuk pembangunan sektor pariwisata ini, dalam berbagai kesempatan Bupati Jembrana I Putu Artha maupun Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan mengatakan, pihaknya ingin kabupaten ini menjadi daerah tujuan wisata utama tidak hanya menjadi perlintasan bagi wisatawan domestik yang masuk dari Jawa ke Bali.
     
"Karena itu kami banyak membangun objek wisata di sepanjang pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk, mulai dari Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan di ujung timur hingga Gilimanuk di ujung barat," kata Artha.
     
Ia mengatakan, saat musim liburan, kunjungan wisatawan domestik dari Jawa ke Bali meningkat drastis, yang bisa dilihat dari antrian panjang di Pelabuhan Gilimanuk saat mereka kembali ke daerah masing-masing.
     
Sedangkan Kembang mengatakan, di Kecamatan Pekutatan mulai dirintis paket wisata dengan mengarahkan wisatawan mengunjungi beberapa objek wisata sekaligus mulai dari pantai, perkebunan, air terjun hingga kuliner.
     
"Untuk menikmati kesenian khas Kabupaten Jembrana seperti jegog, wisatawan bisa mampir di anjungan cerdas jalan nasional yang saat ini pembangunannya sudah hampir selesai. Di anjungan cerdas jalan nasional ini, nantinya akan ada pementasan jegog setiap sore, sambil menikmati keindahan sore hari dengan pemandangan sawah dan pantai," katanya.
     
Selain itu, proyek besar yang lebih lengkap untuk menunjang pariwisata, pendidikan hingga konservasi juga sedang dibangun Pemkab Jembrana yaitu Kebun Raya Jagatnatha, yang lokasinya di Kota Negara dan berdekatan dengan kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Jembrana.
     
Untuk membiayai pembangunan tersebut, ia mengatakan, anggaran berasal dari beberapa sumber seperti APBD, APBN hingga bagi hasil pajak hotel dan restoran dari Pemkab Badung.(GBI)

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018