Denpasar (Antaranews Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan kehadiran Kapal Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai akan memperkuat pengamanan perairan daerah setempat dan perairan lainnya di Nusantara.

"Atas nama seluruh masyarakat Bali, saya menghaturkan terima kasih karena telah mengabadikan nama pahlawan I Gusti Ngurah Rai menjadi nama kapal kebanggaan bangsa. Mari kita tauladani semangat juang Beliau dalam mengawal kedaulatan NKRI dan menjaga harga diri dan kehormatan bangsa," kata Pastika pada acara Pengukuhan KRI I Gusti Ngurah Rai 332, di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu.

Dia menambahkan keberadaan KRI yang akan berpatroli dari pangkalannya di Surabaya ini akan menambah intensitas dan frekuensi patroli KRI di wilayah perairan NKRI termasuk di perairan Bali.

"Terlebih sebagai kawasan pariwisata internasional, berbagai bahaya potensi mengancam Bali sehingga perlu antisipasi yang tepat dan pengamanan yang kuat dan tangguh," ujar mantan Kapolda Bali itu.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengukuhkan nama KRI I Gusti Ngurah Rai untuk melengkapi sejumlah kapal perang sebelumnya dalam upaya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kapal ini merupakan bagian integral untuk membangun ketahanan negara serta sebagai kebangkitan dan kejayaan TNI AL," kata Hadi saat mengukuhkan kapal itu.

Panglima menegaskan Indonesia terletak di silang dunia serta memiliki posisi geopolitik dan geostragis antara Asia dan Australia yang rawan dimasuki pihak asing. Oleh sebab itu, kata Panglima, keberadaan sebuah alat militer yang modern sangat diperlukan untuk menjaga kedaulatan NKRI. "Sekitar 70 persen wilayah Indonesia adalah perairan yang membutuhkan kekuatan angkatan laut untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara," ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi , Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kapolda BaliĀ  Irjen Petrus R Golose, Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama beserta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali. (WDY)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018