Denpasar (Antara Bali) - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Bali membidik pameran berskala internasional di Jakarta pada Maret 2018 sebagai ajang promosi untuk mendongkrak pemasaran yang menyasar pasar nasional dan mancanegara.

"Kami dorong anggota memanfaatkan momentum pameran internasional karena memberikan kesempatan yang bagus," kata Ketua HIMKI Bali I Ketut Wiranantaja di Denpasar, Rabu.

Menurut dia, pameran tersebut merupakan ajang yang luar biasa karena akan dihadiri sekitar 11.200 pengunjung dan penjual, baik nasional maupun internasional.

"Ajang ini tentu sangat kami nantikan, terutama pelaku bisnis dalam maupun luar negeri, sehingga kami berharap ini bisa dinikmati juga oleh pengusaha dari Bali," imbuhnya.

Ia mendorong pengusaha mebel dan kerajinan di Bali mempersiapkan diri dalam menampilkan karya dan kreasinya pada ajang itu untuk menarik minat pasar lebih luas.

Ajang pameran tersebut diharapkan menjadi ajang promosi di tengah persaingan yang sangat ketat salah satunya dengan melakukan inovasi mengingat mebel dan kerajinan merupakan industri kreatif.

"Dengan perkembangan jaman dan persaingan yang ketat, tidak hanya dengan pengusaha lokal, tetapi juga mancanegara. Kami terus melakukan inovasi produk agar tetap bisa diminati pasar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Anak Agung Ngurah Bagawinata mengatakan bahwa pihaknya akan memudahkan ekspor dan impor sesuai dengan peraturan yang ada.

"Potensi Bali dalam hal kerajinan sangat berkembang sehingga kami berharap dengan kegiatan pameran dapat meningkatkan pemasaran produk asal Bali," ucapnya.

Menurut dia, industri kecil menangah yang berbasis kayu dalam kurun waktu 2012 hingga 2016 terus mengalami pertumbuhan dengan per tahun rata-rata mencapai 64 persen.

Dari tahun 2012 sekitar 971 unit usaha, kemudian bertambah pada tahun 2016 yang mencapai 2.676 unit usaha.

"Produk-produk industri kecil menangah asal Bali telah mengisi sejumlah pasar mancanegara," imbuhnya.(WDY)

Pewarta: Dewa Wiguna

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017