Jakarta (Antara Bali) - Salah satu cara menyingkirkan risiko terkena dehidrasi adalah minum air tanpa perlu menunggu haus. 

"Untuk mencegah dehidrasi jangan menunggu sampai haus Anda minum. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan minum cukup cairan dingin setiap jam untuk menjaga warna normal cahaya dan jumlah urine," ujar Dr. Manny Alvarez dari Hackensack University Medical Center, Amerika Serikat.

Kemudian, saat berolahraga cukup berat di lingkungan yang panas, jangan lupa minum dua sampai empat gelas cairan setiap jamnya.

Sebaiknya hindari minuman yang mengandung banyak gula, karena dapat menyebabkan Anda kehilangan lebih banyak cairan tubuh.

Sebisa mungkin memang membatasi aktivitas di luar ruangan jika memang suhu lingkungan sangat panas. Kenakan pakaian yang cukup longgar dan kenakan topi atau payung jika memang ingin berkegiatan di luar ruangan.

Hal lain yang perlu Anda ingat ialah menghindari konsumsi makanan panas dan makanan berat karena bisa menambah panas ke tubuh Anda.

Sejumlah tanda dehidrasi yang biasa muncul antara lain kelelahan, kram kaki atau perut, sembelit, pusing, bingung, mulut kering, sakit kepala dan migrain. Demikian seperti dilansir Fox News.(WDY)

Pewarta: Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017