Singaraja (Antara Bali) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Bali, menyatakan ribuan siswa sekolah dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga perguruan tinggi siap memeriahkan pembukaan "Buleleng Education Expo (BEE).

"BEE ke-2 akan dibuka pada 1 Juni oleh Bupati Buleleng dan akan berlangsung hingga 5 Juni 2017," kata Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa saat memberikan keterangan pers di Pantai Penimbangan, Kota Singaraja, Selasa.

Ia mengatakan BEE 2017 akan dipusatkan di Gedung Kesenian Gde Manik. Memang ada dua tempat nantinya terkait kegiatan BEE tahun ini.

Di Gedung Kesenian Gde diadakan expo ataupun pameran dan di Taman Kota Singaraja pada saat kegiatan `Buleleng Recycle Carnaval (BRC)`.

"BEE tahun ini diadakan serangkaian hari-hari besar nasional seperti Hari Pendidikan 2 Mei, Hari Buku Nasional 17 Mei, HAri Kebangkitan NAsional 20 Mei dan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni," jelasnya.

Dikatakan pula, terdapat 46 stan yang akan diisi oleh sekolah-sekolah. Selain itu ada berbagai macam lomba diantaranya Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang mempertandingkan 13 nomor lomba yang akan diselenggarakan di panggung terbuka di luar Gedung Kesenian.

Untuk lomba di dalam gedung kesenian yang meliputi 15 lomba dan 42 pentas kreativitas yang tidak dilombakan. Kegiatan lomba maupun pentas ini akan diikuti oleh ribuan peserta dari siswa sekolah.

"Kami menyiapkan dua panggung. Satu panggung terbuka di luar gedung kesenian dan satu di dalam gedung kesenian. Lomba dan atraksi di dalam maupun di luar Gedung Kesenian akan melibatkan hampir ribuan siswa dan guru selama lima hari tersebut," ucap Suyasa.

Selain lomba kesenian, pada BEE kali ini juga diselenggarakan seminar nasional pendidikan, lomba inovasi kepala sekolah dan diseminasi penelitian guru di Buleleng. Untuk seminar nasional akan diikuti oleh 700 guru, 32 peserta untuk inovasi kepala sekolah dan 80 peserta per kecamatan untuk diseminasi penelitian guru.

"Untuk seminar nasional kita masih menunggu konfirmasi Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud dan salah satu guru besar di Undiksha. Kegiatan akademik ini akan melibatkan ribuan peserta," ujar Suyasa. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo

Editor : I Made Andi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017