Mangupura (Antara Bali) - Mengawali tahun 2017 ini, PT Tirta Investama - Pabrik Mambal (AQUA Mambal) menggelar Panen Raya Padi Sehat di Subak Mambal pada 11 Januari. Panen Raya ini dilakukan AQUA Mambal bersama dengan Dinas Pertanian Badung & Petani Organik Mambal Lestari Subak Mambal di Munduk Bedugul.

Hadir dalam kesempatan tersebut  Kepala Dinas Pertanian Badung, Badan Pembinaan dan Penyuluh (BPP) Abiansemal, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Abiansemal, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Desa Mambal, Kepala Desa Mambal, Babinsa Desa Mambal, Pekaseh Desa Mambal, Pangliman Munduk di wilayah Subak Mambal,tim Aqua Mambal, Janma serta petani organik Mambal Lestari Subak Mambal .

Subak Mambal mengalami masalah penurunan kesuburan tanah dan kegagalan panen akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).  Melihat kondisi tersebut, AQUA Mambal terpanggil untuk melakukan pengembangan program pertanian sehat ramah lingkungan melalui program CSR ( Corporate Social Responsibility )-nya , sebagai salah satu bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.  Bentuk pendampingan yang dilakukan mulai dari Sekolah Lapang pertanian sehat ramah lingkungan, pengembangan demplot pertanian sehat, Labotarium Pertanian Organik untuk perbanyakan agensia hayati, pembentukan koperasi Mambal Lestari sampai kepada pemasaran. 

Selain kegiatan tersebut, dilakukan pula inspeksi/pengamatan oleh tim inspektor ICS (Internal Control System) yang terdiri dari petani organik Mambal Lestari.  Inspeksi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman padi dan gangguan hama penyakit sejak dini, serta memastikan kualitas pertanian sehat ramah lingkungan sesuai dengan SOP yang diterapkan. Untuk mengetahui jumlah hasil produktivitasnya perlu dilakukan pengubinan (pengukuran hasil produksi). Tahun 2016 dari pengubinan (pengukuran hasil produksi) diketahui hasil produksi pertanian sehat ramah lingkungan Subak Mambal mencapai rata-rata 7 ton/ha, sudah mengalami peningkatan dari tahun 2014 yang menghasilkan 4 ton/ha.

IGK Sudaratmaja selaku Kepala Dinas Pertanian & Pangan Kabupaten Badung dalam sambutannya menyampaikan , " Pertanian dalam hal ini terkait denga teknologi budidaya tanaman mulai dari pengolahan lahan, pengendalian hama dan pasca panen, sedangkan pangan dalam hal ini menyangkut ketersediaan pangan  dan juga mutu pangan ,menyangkut mutu pangan petani Subak Mambal telah mampu menjawab hal ini dengan penerapan pola pertanian sehat ramah lingkungan dan PT Tirta Investama ( Aqua –Mambal ) sangat peduli terhadap hal ini dengan pengembangan program pendampingan masyarakat khususnya petani di Subak Mambal," ujarnya.

Disaat acara sambutan Budi Hartono selaku Senior External Relation Manager Aqua -Danone juga mengatakan, " Hal ini merupakan sebagai bentuk wujud kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan, kami tidak hanya ingin meraih sukses dibidang ekonomi namun kami juga berkomitmen untuk berkontribusi terhadap sosial masyarakat dan lingkungan sekitar kami," ungkap Budi.

Penanaman padi sehat ramah lingkungan pada masa tanam ke II mulai bulan September 2016  di Munduk Bedugul Subak Mambal telah masuki masa panen, melalui kegiatan panen raya ini akan dilakukan pengubinan untuk mengetahui hasil produktivitas, panen raya ini menunjukkan petani mampu berproduksi dengan menggunakan sumber daya lokal.

"Kami juga mendorong terciptanya sinergi antara produsen dan konsumen dengan membangun jaringan pemasaran melalui Koperasi Mambal Lestari. Seperti yang dilakukan oleh AQUA, tidak hanya memberikan pendampingan namun juga turut membeli beras sehat Gumi Asih secara kontinyu setiap bulannya. Beras kami pasarkan melalui koperasi AQUA Mambal untuk memenuhi kebutuhan karyawan dan donasi/event. Kami harapkan Subak Mambal akan menjadi cluster pertanian yang sehat dan ramah lingkungan di Kabupaten Badung,".tambah Budi.

Gusti Adnyana selaku pangliman Munduk Bedugul sekaligus Ketua kelompok Tani Mambal Lestari menegaskan, "Kedepannya kami menginginkan jumlah petani dan luasan lahan yang diolah secara sehat ramah lingkungan ini terus meningkat," harapnya. (*)

Pewarta:

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017