Antam salurkan bantuan untuk pengembangan wisata Danau Laet Sanggau

Antam salurkan bantuan untuk pengembangan wisata Danau Laet Sanggau

VP CSR HCF PT Antam Tbk - UBPB Kalbar, Muhammad Rusdan didampingi Camat Tayan Hilir, Tony Kulung saat menyerahan bantuan empat unit Sel Surya (Solar Cell) dan 100 buah jaket pelampung (life vest) Pokdarwis Desa Subah. (ANTARA/Slamet Ardiansyah)

Pontianak (ANTARA) - PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) Kalbar, mendukung pengembangan wilayah wisata alam Danau Laet, dengan memberikan bantuan berupa empat unit Solar Cell dan 100 buah jaket pelampung kepada Kelompak Sadar Wisata, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

"Komitmen Antam tidak hanya untuk meraih keuntungan, akan tetapi kami juga fokus dalam memberi kontribusi yang maksimal di tengah-tengah masyarakat maupun lingkungan yang ada di sekitar wilayah pertambangan," kata VP CSR HCF PT Antam Tbk - UBPB Kalbar, Muhammad Rusdan di Sanggau, Rabu.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk komitmen Antam adalah terlibat dalam pemberdayaan seperti pengelolaan kawasan wisata Danau Laet yang digiatkan oleh masyarakat Tayan Hilir khususnya oleh warga Desa Subah yang tergabung dalam Pokdarwis baik itu di zona 1 maupun zona 2 kawasan wisata Danau Laet tersebut.
VP CSR HCF PT ANTAM Tbk - UBPB Kalbar, Muhammad Rusdan di dampingi Camat Tayan Hilir, Tony Kulung saat menyerahan bantuan empat unit Sel Surya (Solar Cell) dan 100 buah jaket pelampung (life vest) Pokdarwis Desa Subah. (Foto Slamet Ardiansyah)

"Pemberian bantuan melalui program bina lingkungan ini dipasang masing-masingnya dua unit, baik di zona 1 dan zona 2 untuk mendukung Program Sanggau Terang tersebut," katanya.

Ia menambahkan sejak UBPB berdiri pada tahun 2013, pihaknya secara rutin berdiskusi dan bekerja sama dalam upaya pelaksanaan program CSR yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, salah satunya di bidang ekonomi.

"Danau Laet merupakan kawasan wisata di Tayan Hilir yang juga masuk dalam sasaran program ini karena berada di Ring II Antam dengan nilai tambah berupa komitmen pengelola baik dalam bentuk kreativitas, keswadayaan maupun inovasi yang terus digalakkan oleh Pokdarwis di Danau Laet. Keberadaan Pokdarwis diharapkan selalu menjadi motor utama dalam menggerakkan pengembangan kawasan Wisata Danau Laet," katanya.

Kemudian lanjutnya, sejak tahun 2017, melalui komunikasi dengan Muspika Tayan Hilir beserta stakeholder terkait telah dimulai kontribusi bersama ke Danau Laet berupa penanaman pohon dan pemberian pupuk tanaman, lalu penyerahan bak sampah dan pot bunga. Tahun ini Antam menyalurkan solar cell dan jaket pelampung supaya kegiatan di Danau Laet lebih maju dengan adanya penerangan sebagai penunjang serta membantu memastikan keselamatan pengunjung saat beraktivitas di danau.

"Kami berharap fasilitas ini dapat bermanfaat dan dijaga sehingga dapat bertahan lama," katanya.

Sebagai satu-satunya perusahaan tambang di Kalimantan Barat yang telah meraih anugerah Proper Hijau berturut-turut pada tiga tahun terakhir, komitmen pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan konsisten dilakukan Antam.

Sementara itu, Camat Tayan Hilir, Tony Kulung menyampaikan apa yang di lakukan Antam di Kalbar ini sangat membantu masyarakat Tayan Hilir dalam mengembangkan kawasan wisata Danau Laet ini.

"Antam selalu melakukan hubungan baik dan tetap berkomitmen membantu masyarakat kami dalam membangun di berbagai bidang termasuk kawasan wisata ini melalui program CSR nya. Hal ini perlu diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain agar mampu mempercepat kemajuan yang positif di segala bidang pada masyarakat kami dan umumnya masyarakat Kalbar," katanya.

Baca juga: Antam bangun fasos untuk masyarakat Cikotok
Baca juga: NCSR berikan PT Antam dua penghargaan CSR sekaligus
Baca juga: Petani Bawang Merah Panen dari Dana "CSR" Antam

 
Pewarta : Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019