Tak ada perjokian dalam seleksi penerimaan mahasiswa mandiri

Tak ada perjokian dalam seleksi penerimaan mahasiswa mandiri

Rektor Universitas Negeri Medan Prof Syawal Gultom MPd, memberikan keterangan di Unimed, Selasa (23/7/2019). (Antara Sumut/Foto Munawar )

Medan (ANTARA) - Rektor Universitas Negeri Medan Prof Syawal Gultom,MPd, mengatakan tidak ada perjokian (gacok) dalam seleksi ujian Mandiri tahun 2019.

"Peserta ujian mandiri tidak mungkin bisa mempersiapkan gacok, karena ujian menggunakan metode ujian tertulis dalam bentuk cetak (PBT), dan bukan lagi menggunakan kertas," kata Syawal, usai meninjau pelaksanaan ujian Mandiri, di Unimed, Selasa.

"Gacok yang dilakukan oleh peserta ujian, menurut dia, tidak akan pernah berhasil, dan ujian dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer," ujar Syawal.

Ia menyebutkan soal yang diujikan kepada peserta ujian mandiri itu, tidak ada yang sama atau berbeda satu sama lainnya.

Bahkan, tidak ada kesempatan untuk saling bekerjasama untuk mengerjakan soal ujian atau contek-mencontek sesama peserta ujian tersebut. "Sebelum ujian mandiri dimulai, Panitia Ujian dari Unimed melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi terjadinya perjokian di kalangan peserta ujian tersebut," ucap dia.

Syawal menjelaskan selain itu seluruh alat telekomunikasi berupa handphone, tidak diperbolehkan dibawa oleh peserta ujian ke dalam ruangan, dan harus ditinggalkan di luar.

Upaya lain yang dilakukan untuk mengantisipasi adanya perjokian adalah melibatkan pihak panitia ujian, dosen, petugas sekuriti di lingkungan Unimed. "Jadi, dipastikan perjokian tidak ada, dalam seleksi ujian jalur Mandiri Unimed," katanya.

Daya tampung

Sebanyak 3.122 peserta mengikuti ujian seleksi jalur mandiri tahun 2019 di Universitas Negeri Medan, namun daya tampung yang dimiliki Perguruan Tinggi Negeri itu, hanya sekitar 1.700 orang mahasiswa.

Peserta ujian seleksi jalur Mandiri itu, bersaing ekstra ketat untuk memperebutkan kursi yang telah ditentukan. Dari 3.122 peserta ujian seleksi mandiri, sejumlah 879 memilih Saintek, Soshum 1.744 orang, dan Campuran 499 orang.

Unimed melaksanakan seleksi jalur mandiri 2019 secara objektif dengan menggunakan metode ujian tertulis dalam bentuk cetak (PBT).

Ujian tertulis Paper-Based Testing (PBT) dilaksanakan Selasa (23/7) yakni tes kemampuan saintek, tes kemampuan soshum, dan tes kemampuan campuran.
Pengumuman hasil seleksi jalur Mandiri Unimed dilaksanakan 27 Juli 2019.*

Baca juga: Rektor Unimed: Daya tampung jalur mandiri 1.700 peserta

Baca juga: Unimed terima 2.584 mahasiswa melalui jalur SBMPTN
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019