Ribuan umat Islam Sorong Selatan Shalat Ied di Bandara Teminabuan

Ribuan umat Islam Sorong Selatan Shalat Ied di Bandara Teminabuan

Suasana Shalat Ied di Sorong Selatan. (ANTARA Papua Barat/ Ernes)

Sorong (ANTARA) - Ribuan umat muslim di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat menggelar Shalat Idul Fitri 1440 Hijriah di Bandara Udara Teminabuan, Rabu.

Sejumlah pejabat juga melaksanakan Shalat Ied, antara lain Bupati Samsudin Anggiluli, Kapolres Sarong Selatan AKBP Hans Rahmatuloh Irawan, dan Asisten III Setda Sorong Selatan HM Aris.

Shalat Ied dipimpin oleh Khatib Ustaz Dardi Maarif dalam ceramahnya mengajak jemaah untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan takwa kepada Tuhan yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih dengan cara menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

"Marilah kita buka seluas-luasnya pintu maaf yang telah lama tertutup. Kita buka hati, pikiran dan singkirkan kotoran dalam jiwa kita yaitu rasa dendam ,benci dan permusuhan di antara sesama kita," ujar dia.

Ketua Panitia Hari Besar Islam Sorong Selatan Karim Kaliki menjelaskan bahwa Shalat Ied di Kabupaten Sorong Selatan dilaksanakan pada tujuh titik, yakni Teminabuan, Kampung Bumi Ajo, Kampung Hasik Jaya Distrik Moswaren, Distrik Inanwatan, dan tiga titik lainnya dilaksanakan di Distrik Kokoda.

Dia mengatakan bahwa Shalat Ied merupakan sebuah kemenangan yang telah dicapai umat Islam setelah sebulan melakukan puasa. Meskipun berjalan di tengah gejolak demokrasi namun semua dapat berjalan sesuai dengan harapan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan.

Bupati Samsudin Anggiluli mengajak seluruh umat muslim Sorong Selatan agar menjaga persatuan, menjaga persaudaraan antara sesama muslim, antara sesama agama, sesama golongan dan sesama masyarakat yang ada di Kabupaten Sorong Selatan.

Ia berharap melalui perayaan Idul Fitri masyarakat saling memaafkan, saling menghormati, dan menjaga toleransi antarumat beragama yang tinggi yang telah tertanam di dalam kehidupan masyarakat Sorong Selatan sejak dahulu kala.
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019