Polres Manokwari siapkan 20 personil per-TPS PSU

Polres Manokwari siapkan 20 personil per-TPS PSU

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi mengendarai kendaraan patroli membonceng Bupati Demas Paulus Mandacan saat melaksanakan konvoi keamanan di wilayah kota menjelang pemilu serentak 17 April 2019 (Foto/Antaranews/Toyiban)

Manokwari (ANTARA) - Kapolres Manokwari, Papua Barat, AKBP Adam Erwindi menyiapkan 20 personil pengamanan pada setiap TPS untuk mengawal pemungutan suara ulang (PSU) yang akan digelar Sabtu (27/4).

"Ini untuk menjamin masyarakat dapat menyalurkan hak suaranya dengan nyaman. Begitu pula petugas penyelenggara pemilu," kata Kapolres di Manokwari Jumat.

Ia menyebutkan, 20 personil tersebut masing-masing satu regu dari Polres Manokwari dan satu regu lainnya personil brigade mobil dari Polda Papua Barat.

Polres Manokwari juga menerjunkan personil patroli yang dibantu TNI. Pasukan lainnya disiagakan dan siap digerakkan setiap saat jika dibutuhkan.

"Ini sebagai langkah antisipasi keamanan. Setiap TPS kita berlakukan dengan pola yang sama dalam pengamanan," ujarnya.

Bawaslu Kabupaten Manokwari merekomendasikan PSU di lima TPS daerah tersebut. Itu dilakukan karena berbagai persoalan diantaranya karena pemungutan suara pada 17 April lalu tidak dilaksanakan sesuai prosedur.

Lima TPS yang akan melaksanakan PSU tersebut tersebar di sejumlah distrik, yakni TPS 19, TPS 46, TPS 39, TPS 12 Distrik Manokwari Barat. Satu TPS lainnya yakni TPS 01 Distrik Manokwari Selatan Kampung Misep Meisi Kelurahan Maruni.

"Untuk kerawanan, kita lebih mengutamakan upaya antisipasi. TPS yang lebih banyak pemilihnya akan menjadi perhatian, tapi semua kita terapkan pola pengamanan yang sama," kata Kapolres lagi.

Adam Erwindi menambahkan, kerawanan yang diantisipasi diantara mobilisasi massa dan kericuhan pada saat pencoblosan serta penghitungan suara.

"Mudah-mudahan itu tidak terjadi, kami yakin PSU di lima TPS besok berjalan. Kami juga berharap, antusiasme masyarakat masih sama dengan pemilu serentak 17 April lalu," pungkasnya.
Pewarta : Toyiban
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019