Menteri Pertanian perkenalkan buah "siapa" sebagai komoditas ekspor

Menteri Pertanian perkenalkan buah

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman disela kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019 di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa ( 9/4/2019). ANTARA Foto / Suriani Mappong

Pangkep (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperkenalkan buah beracun yang dikenal dengan nama "Siapa" sebagai komoditas pertanian yang diekspor ke Jepang.

"Buah ini kalau dimakan bisa keracunan, tapi justru ini merupakan komoditas ekspor yang sangat diminati dan menjadi komoditas yang dikirim ke Jepang," kata Amran pada kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019 di Kabupaten Pangkep , Sulawesi Selatan, Selasa.

Mentan bercerita,  saat masih  kecil di Kabupaten Pangkep pernah keracunan karena memakan buah Siapa, namun karena kegigihan dan keuletanya berjuang melawan kerasnya kehidupan ketika itu, akhirnya pengalaman itu membuatnya mendapatkan posisi seperti saat ini.

Pada kesempatan itu, Amran melepas ekspor sekitar 33 ton buah siapa yang dimuat sejumlah truk dengan beberapa kontainer, termasuk melihat sedikitnya 10 truk berisi ternak kambing dan ayam yang siap dibagikan ke masyarakat di empat daerah yakni Kabupaten Pangkep, Barru, Maros, dan Kota Pare-pare.

Total bantuan yang diberikan kepada kelompok tani, 35 pesantren, dan masyarakat yang tersebar pada empat daerah itu baik berupa ternak, bibit tanaman maupun alat mesin pertanian mencapai Rp34,4 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana memberikan apresiasi kepada Mentan yang juga putra daerah karena dinilai peduli dengan kebutuhan petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Semoga bantuan ini dapat dipelihara dengan baik, amanah dalam menerima bantuan dan kemudian mengembangkannya untuk ditularkan ke kelompok lain," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Mentan meresmikan pembentukan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) untuk wilayah Kabupaten Pangkep, Maros, Barru dan Kota Pare-pare, sehingga jumlah peserta yang hadir di GOR Andi Mappe, Kabupaten Pangkep mencapai 15 ribu orang.
Baca juga: Mentan lepas ekspor kentang ke Singapura
Baca juga: Mentan lepas ekspor manggis Sukabumi ke Tiongkok
Baca juga: Mentan berencana ekspor jagung saat musim panen

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019