Capres Jokowi Sosialisasikan Tiga Kartu Melalui Teknologi Hologram

Capres Jokowi Sosialisasikan Tiga Kartu Melalui Teknologi Hologram

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat mensosialisasikan tiga kartu sakti terbarunya kepada ribuan pendukungnya melalui teknologi hologam di Lapang Gumbira, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jabar. (Megapolitan.Antaranews.Com/Foto: Aditya AR).

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Calon Presiden RI Joko Widodo mensosialisasikan tiga kartu sakti baru yang akan diluncurkannya, yakni Kartu Prakerja, Kartu Sembako Murah dan Kartu Kuliah kepada warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Kartu-kartu ini tujuannya untuk mempermudah masyarakat khususnya yang tidak mampu mendapatkan pendidikan hingga kuliah, sembako yang murah dan untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas dan mengurangi angka pengangguran," kata Jokowi disampaikan melalui teknologi hologram kepada warga di Sukabumi, Sabtu.

Sementara, Ketua Umum Gerakan Indonesia Kita (GITA) Alif Iman Nulambang mengatakan kegiatan sosialisasi tentang program capres nomor urut 01 ini dilakukan di seluruh daerah di Jabar. Untuk Sukabumi pihaknya mengenalkan konsep teknologi baru karya anak bangsa yakni hologram.

Dalam sosialisasi tersebut, selain mengenalkan teknologi komunikasi yang canggih ini juga menampilkan hologram Capres Jokowi yang menyampaikan langsung program-programnya seperti akan meluncurkan tiga kartu sakti tersebut.

Menurutnya, kerja untuk menarik simpati masyarakat agar memilih pasangan 01 ini dengan cara "door to door". Dari hasil sosialisasinya tersebut, ternyata masyarakat di Jabar sangat antusias dan secara terbuka siap memilih Jokowi-Ma'ruf Amin pada pemungutan suara 17 April nanti.

"Kami membuat gebrakan di Sukabumi karena pada 2014 lalu suara Pak Jokowi kalah, namun sekarang berbeda sudah banyak warga yang beralih mendukung Presiden RI tersebut untuk melanjutkan kepemimpinannya," katanya.

Maka dari itu, keberadaan GITA di kubu 01 tujuannya untuk menangkal fitnah dan penyebaran ketakutan. Sehingga dengan konsep kampanye dan sosialisasi ini ternyata banyak warga yang muncul dan menyatakan berani, tidak mau mendengarkan fitnah dan mau Pak Jokowi menang.

Di sisi lain, dari hasil survei beberapa lembaga ada yang menyebutkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang tipis dan kalah tipis. Tetapi pihaknya tidak mempermasalahkan hasil survei tersebut karena suara pasangan petahana di Jabar meningkat drastis.

"Kami tentunya optimis sama seperti Pak Jokowi yang selalu menebarkan optimistis di tengah masyarakat. Bahwa pada 2019 ini baik di Jabar dan di nasional pasangan nomor urut 01 ini menang," tambahnya. 
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019