Bupati : Batang bangun GOR indoor senilai Rp50 miliar

Bupati :  Batang bangun GOR indoor senilai Rp50 miliar

Bupati Batang Wihaji (berbaju hitam di tengah) didampingi Sekretaris Daerah Nasikhin berfoto bersama usai acara pembahasan pembangunan gedung olahraga indoor dan penambahan tribu penonton Gor M. Sarengat. (Foto Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Bupati Batang, Jawa Tengah (jateng), Wihaji menyatakan, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) setempat  akan membangun gedung olahraga(GOR) indoor senilai Rp50 miliar.

"Rencananya pembangunan Gor indoor akan kita bangun mulai 2020 dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah," katanya di Batang, Sabtu.

Menurut dia, selain akan membangun Gor indoor, Pemkab Batang juga akan menambah tribun penonton Gor M. Sarengat senilai Rp1,5 miliar.

"Kita memastikan pada 2020 wajib hukumnya menambah tribun penonton Gor M. Sarengat. Sebenarnya pada 2019 sudah kita usulkan namun karena kemampuan keuangan daerah yang belum mencukupi, maka ditunda," katanya.

Bupati mengatakan, pada 2020, Pemkab Batang akan lebih memprioritaskan peningkatan investasi, pemerataan kualitas pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan, dan optimalisasi sarana prasarana pertanian.

Selain itu, kata dia, juga akan diprioritaskan pula pada pengembangan usaha pertanian dengan pengembangan teknologi tepat guna, pengembangan pariwisata, dan peningkatan produksi perikanan tangkap, serta budidaya perikanan.

"Akan tetapi dengan mengingat kemampuan keuangan daerah yang belum mencukupi untuk memenuhi prioritas pembangunan itu, maka kita akan melakukan efisiensi kegiatan, bantuan sosial, dan hibah yang kurang optimal manfaatnya. Program rutin tetapi manfaatnya kurang kita hilangkan, bantuan hibah yang kurang optimal dikurangi, tapi kalau manfaatnya jelas dan kelihatan, maka dilanjutkan," katanya.

Ia mengatakan, untuk mengcover program prioritas itu, Pemkab Batang tidak akan terus mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, namun akan lebih mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kita akan genjot PAD melalui pajak dan retribusi, karena potensi sangat banyak namun belum dioptimlakan. Hal ini menjadi tugas bersama demi kesejahteraan masyarakat Batang," katanya.
 
Pewarta : Kutnadi
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019