Perlunya memiliki sopir andal bagi perusahaan transportasi

Perlunya memiliki sopir andal bagi perusahaan transportasi

CEO Astra UD Trucks, Aloysius Chrisnoadhi, dan Presiden Direktur UD Trucks Indonesia, Valery Muyard, berfoto di hadapan truk Kuzer. (ANTARA News/Gilang Galiartha)

Jakarta (ANTARA News) - Keandalan pengemudi dalam menjalankan kendaraan, terutama mobil niaga, tidak hanya menjamin keselamatan sepanjang perjalanan, namun turut menghemat penggunaan bahan bahar sampai 10 persen, sehingga pengeluaran dana operasional semakin efisien.

CEO Astra UD Trucks, Aloysius Chrisnoadhi mengatakan, keandalan pengemudi juga menjamin perawatan kendaraan secara benar dan tepat waktu.

"Keandalan pengemudi bagi UD Trucks sangat penting dan kami bangga turut beperan serta dalam hal ini. Pengemudi andal tak hanya akan meningkatkan keselamatan di jalan raya, juga dapat menghemat pemakaian bahan bakar lebih dari 10 persen," kata Aloysius Chrisnoadhi dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

"Selain itu, mereka akan fasih dalam perawatan harian secara benar. Tentunya ini akan sangat membantu kami dalam menjaga loyalitas terhadap mitra bisnis UD Trucks di seluruh Indonesia," katanya.

Sejalan dengan hal itu, UD Trucks Indonesia menutup tahun 2018 dengan komitmen kuat demi memaksimalkan potensi sumber daya manusia melalui program "Going The Extra Mile".

Program itu digunakan UD Trucks dalam memaksimalkan potensi supir melalui kompetisi pengemudi tahunan "Extra Mile Challenge (EMC)" untuk menemukan pengemudi dengan keterampilan terbaik.

Pada gelaran final global kompetisi EMC di Jepang, melalui dukungan UD Trucks Indonesia, Eko Yulianto, pengemudi dari PT Duta Lintas Nusa membawa pulang gelar juara umum serta menjadi yang terbaik pada kategori efisiensi bahan bakar menggunakan truk Quester.

Baca juga: Empat amunisi UD Trucks bidik sektor logistik Indonesia

Eko Yulianto merupakan pengemudi ke-3 dari Indonesia yang berpartisipasi dalam final EMC global. Sebelum melaju ke babak final, Eko melalui seleksi ketat dengan standar internasional, kemudian menjadi yang terdepan dari negara-negara peserta lainnya antara lain Malaysia, Thailand, Mauritius, dan Qatar.

"Kompetisi ini telah membuka mata saya akan pentingnya edukasi yang telah diajarkan oleh tim UD Trucks selama ini," kata Eko.                       
Valery Muyard, Presiden Direktur dari UD Trucks Indonesia mengatakan, "Komitmen UD Trucks dalam memberikan pendidikan dan pelatihan terbaik bagi pengemudi adalah hal mutlak yang harus terus kami jalankan."

Baca juga: UD Trucks ingin kuasai pasar truk medium Jatim 2020

Kemenangan dalam EMC sangat bermanfaat bagi pengemudi karena diajarkan, serta diuji pada tiga area utama yaitu pre-driving inspection, fuel efficiency dan safe driving, serta manuvering dan parking.

Dari sisi mekanik, program ini bermanfaat bagi UD Trucks agar lebih mudah memantau dan melakukan servis karena kendaraan mereka terjaga dengan baik saat dioperasikan para supir terdidik.

"Dengan kemenangan dari Bapak Eko Yulianto kali ini membuktikan bahwa upaya 'Going The Extra Mile' bagi pengemudi kami membawa hasil yang sangat membanggakan dan hal ini juga merupakan tombak bagi UD Trucks Indonesia untuk memberikan dukungan terus-menerus bagi pengemudi truk tanah air," kata Valery.

Valery berharap di tahun-tahun ke depan jumlah pengemudi dengan keterampilan terbaik akan terus bertambah seiringan dengan langkah-langkah besar yang akan dilakukan UD Trucks.

"Karena dengan bertambahnya pengemudi truk yang teredukasi dengan baik, akan diiringi dengan kemajuan industri truk di berbagai aspek, baik dari aspek keselamatan hingga kepuasan pelanggan," katanya.

Baca juga: Dikenalkan di GIICOMVEC, UD Trucks berambisi Kuzer jadi pemimpin pasar
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018