Jajaki kerja sama, Dubes India kunjungi Undiksha Singaraja

Jajaki kerja sama, Dubes India kunjungi Undiksha Singaraja

Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat (dua dari kiri) saat berada di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Sumber: www.indianembassyjakarta.gov.in)

Oleh Naufal Fikri Yusuf dan Made Adnyana

Singaraja, Bali, (ANTARA News) - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin, dikunjungi Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Pradeep Kumar Rawat, untuk membahas kerja sama bidang pendidikan dengan perguruan tinggi di India.

Kumar Rawat mengatakan, di India terdapat sejumlah perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri.

"Kami ada ketertarikan untuk menjalin hal serupa dengan Undiksha. Dalam kerjas ama itu, tak hanya berkaitan dengan akademis,  tetapi juga kebudayaan maupun hal lain, seperti yoga," katanya saat diterima Wakil Rektor IV Undikhsa, Drs. I Wayan Suarnajaya, M.A.,Ph.D.

Menurut Wakil Rektor IV Undiksha, DWayan Suarnajaya, pertemuannya memang untuk membahas kerja sama bidang pendidikan, salah satunya pertukaran pelajar, sebab sejauh ini belum ada kerja sama dengan India.

"Ada informasi sejumlah beasiswa untuk S2 dan S-3. Dan baru kali ini kami kedatangan Dubes India," katanya.

Suarnajaya berharap, segera ada data perguruan tinggi yang memungkinkan diajak menjalin kerja sama dengan harapan kualitas pendidikan, khususnya Undiksha semakin baik.

"Kami merespons positif hal ini. Kami berharap bisa berjalan. Kami sudah minta data perguruan tinggi yang memungkinkan untuk diajak kerja sama," katanya.
 

Sejauh ini, kata Suarnajaya, Undiksha sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah peguruan tinggi di Thailand, Malaysia dan Filipina, dan beberapa juga di wilayah Eropa.

"Kami sudah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di luar negeri pada tingkat Asia dan Eropa. Tetapi yang kita utamakan adalah tingkat Asia. Misalnya mengirim mahasiswa mengikuti kemah budaya, PKL (praktik kerja lapangan) dan PPL (program pengenalan lapangan) di Thailand. Tetapi ke Eropa masih sangat terbatas. Padahal mahasiwa dari sana yang mengenyam penddikan di Undiksha cukup banyak," katanya.

Program ini, tidak hanya penting untuk meningkatkan kualitas akademis, tetapi juga pengembangan karakter. Mahasiswa yang terlibat mendapat kesempatan menimba pengalaman lebih.

"Ini bukan semata-mata untuk akademis saja. Tetapi juga lebih mengenal budaya Nusantara, sehingga kesadaran akan keragaman kehidupan semakin tinggi. Mahasiswa semakin menyadari IIndonesia sangat beragam dan harus dipelihara. Sehingga jiwa nasionalisme terhadap negara semakin tinggi," katanya.

Baca juga: Siswa SMAN 1 Singaraja raih emas internasional

Baca juga: Kubutambahan, bandar udara internasional baru Bali
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf dan Made Adnyand
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018