89 korban kecelakaan JT 610 sudah diidentifikasi

89 korban kecelakaan JT 610 sudah diidentifikasi

Arsip Foto. Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 menunggu kedatangan peti jenazah di terminal cargo Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (7/11/2018). ANTARA FOTO/Ananta Kala/aww.

Jakarta (ANTARA News) - Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri hingga Rabu total sudah berhasil mengidentifikasi 89 korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Hingga saat ini, penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 89 penumpang dengan rincian laki-laki 66 orang dan perempuan 23 orang. Adapun jenazah yang berhasil teridentifikasi hari ini semua berdasarkan tes DNA," kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Raden Said Sukanto Brigjen Pol Musyafak saat menyampaikan keterangan pers mengenai pengidentifikasian empat jasad korban pada Rabu.

Empat korban kecelakaan yang jasadnya berhasil diidentifikasi hari ini atas nama Robert Susanto (laki-laki, 56 tahun), Nikky Bagus Susanto (laki-laki, 35 tahun), Shella (perempuan, 25 tahun) dan Zuiva Puspita Ningrum (perempuan, 39 tahun).

Pesawat Lion Air JT 610 tipe Boeing 737 Max 8 bernomor registrasi PK-LQP jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober setelah dilaporkan hilang kontak. Pesawat yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Bangka Belitung) itu membawa 189 orang, yang terdiri atas penumpang serta pilot dan awak pesawat.

Baca juga: DVI identifikasi empat lagi korban kecelakaan JT 610
Baca juga: RS Polri sudah periksa 195 kantong jenazah korban JT 610

 
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018