KPU Kota Bandung gelar lomba TPS unik

KPU Kota Bandung gelar lomba TPS unik

Petugas melipat dan mensortir surat suara Pemilihan Gubernur Jabar 2018 di GOR STT Mandala, Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/5/2018). KPU Kota Bandung melakukan pelipatan surat suara Pilgub Jabar 2018 dengan jumlah total sebanyak 1.702.683 surat suara dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) kota Bandung sebanyak 1.659.017 pemilih dan DPT Provinsi Jawa Barat untuk Pilgub Jabar sebanyak 31.735.133 Pemilih. (ANTARA /M Agung Rajasa)

Bandung (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggelar perlombaan membuat tempat pemungutan suara (TPS) unik, guna menarik perhatian masyarakat untuk memberikan hak suaranya.

"Kami mendorong KPPS untuk bisa menampilkan TPS yang kreatif, nanti kita lombakan," ujar Ketua KPU Kota Bandung, Rifki Ali Mubarok di Bandung, Senin.

Rifki mengatakan, KPU sengaja membuat perlombaan seperti itu agar penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kota Bandung layaknya pesta.

Menurut dia, TPS-TPS bisa mengangkat tema apapun yang dinilai unik. Ia merekomendasikan gelaran piala dunia serta menyambut Asian Games sebagai tema yang bisa diangkat.

"Kita harapkan nanti masing-masing PPK, PPS bisa menampilkan, jadi TPS mana yang menarik," kata dia.

Ia menambahkan, perlombaan ini dilakukan juga untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat. KPU menargetkan angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada kali ini bisa menyentuh 70 hingga 75 persen.

Adapun penilaian TPS terbaik diukur dalam beberapa aspek seperti, tingkat partisipasi masyarakat, desain TPS, maupun pelayanan petugas.

"Kami masih mempersiapkan hadiah yang menarik, bisa berupa uang atau makan bareng," kata dia.

Nantinya, petugas PPS setempat bisa mengunggah TPS-nya ke akun KPU Kota Bandung, untuk kemudian dilakukan penilaian.

"Foto-foto TPS bisa dikirim ke Medsos. KPU punya medsos, ini hanya untuk menarik saja, agar menarik partisipasi masyarakat," kata dia.

Perlombaan juga tak hanya dilakukan KPU, Pemerintah Kota Bandung pun melakukan hal serupa.

Kabag Humas Pemkot Bandung, Yayan A Brillyana, mengaku Pemkot sengaja membuat lomba TPS unik karena dalam Pilkada kerap terjadi ketegangan pasca kampanye. Hal itu bukan tidak mungkin berlanjut hingga saat pemungutan suara.

"Kan momen Pilkada ini setelah kampanye suka tegang nih, jangan sampai saat pemilihan seperti itu," kata dia.

Menurut Yayan, Pilkada seharusnya menjadi ajang pesta demokrasi bukan permusuhan antar pendukung calon. Sehingga, kata dia, Pilkada harus dibuat layaknya sebuah festival.

Ia mendorong agar setiap TPS membuat dekorasi kreatif. Pemkot Bandung sudah menyiapkan ragam hadiah untuk TPS yang memiliki dekorasi unik dan kreatif.

"Hadiahnya beragam tapi tidak akan disebutkan dulu. Yang penting Pilkada di Kota Bandung seperti festival," kata dia.

Baca juga: KPU Jabar larang pemilih bawa smartphone

Baca juga: Isu politik uang menguat jelang pencoblosan

Baca juga: Presiden jelaskan hari libur untuk hak pilih
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018