Ancol gelar festival Asia sambut Asian Games

Ancol gelar festival Asia sambut Asian Games

Dokumentasi Sejumlah seniman membawakan tari dan lagu saat pembukaan The 6th TAFISA World Sport for All Games 2016 di Ancol, Jakarta, Sabtu malam (8/10/2016). Kegiatan olah raga rekreasi tersebut mempertandingkan dan menampilkan lebih dari 50 cabang olah raga yang diikuti 84 negara. (Media Center TAFISA/ANTARA FOT)

Jakarta (ANTARA News) - Untuk menyambut Asian Games 2018, PT Pembangunan Jaya Ancol akan menghelat "Ancol Asian Festival 2018" di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA).

Pihak manajemen, yang ditemui selepas pemaparan Asian Festival 2018 itu di Ancol, Jakarta, Kamis malam, perhelatan tersebut akan dilangsungkan sepanjang Juni hingga Agustus 2018 yang diisi beragam atraksi, hiburan dan festival bernuansa budaya Nusantara dan Asia.

"Kami ingin membangun demam Asian Games mulai dari sekarang, terlebih kawasan pantai Ancol juga digunakan sebagai venue pertandingan cabang olahraga jetski dan layar. Sekaligus kami juga ingin menampilkan kekayaan budaya Nusantara untuk menarik minat masyarakat dan juga para delegasi negara peserta kompetisi," kata Wakil Direktur Utama Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali.

Teuku mengatakan semua kegiatan sepanjang Juni sampai Agustus 2018 dikemas apik dalam bentuk pertunjukan seni budaya, musik, kuliner, parade perahu sampai kompetisi olahraga triathlon ini, selain untuk menyambut Asian Games 2018, juga demi memeriahkan libur lebaran dan HUT ke-419 Jakarta.

Sepanjang Juni hingga Agustus, kegiatan yang diselenggarakan saat Ancol Asian Festival 2018 secara berurut meliputi Ancol Nusantara Festival, Ancol Kampung Betawi Festival, Asian Lantern Festival serta Ancol Triathlon dan Ancol Kemerdekaan Festival.

Pertama, Ancol Nusantara Festival yang akan diselenggarakan satu bulan penuh 13 Juni hingga 15 Juli 2018 di Pantai Lagoon Ancol Taman Impian yang berisi berbagai aktifitas dan hiburan serta kuliner nusantara melalui 30 kios makanan khas nusantara.

Kesenian dari Aceh hingga Papua juga akan disuguhkan untuk memeriahkan Ancol Nusantara Festival dengan ditambah sejumlah karya kesenian sculpture yang tersebar di beberapa titik Pantai Ancol.

Kedua, Ancol Kampung Betawi Festival yang akan dihelat pada 15 Juni sampai 31 Agustus 2018 di Pasar Seni Ancol yang akan disulap menjadi Kawasan Kampung Betawi dengan suasana, dekorasi, serta seluruh konten Pasar Seni akan membawa unsur budaya Betawi.

Selama Ancol Kampung Betawi Festival, akan dikenalkan seluruh unsur budaya Betawi, mulai dari sejarah, kuliner, hasil karya khas Jakarta sampai kesenian yang dibawakan seniman-seniman Betawi.

Ketiga, Asian Lantern Festival yang dihelat pada 29 Juli sampai 2 September 2018 di Pantai Festival Ancol, dengan menyuguhkan aneka budaya Asia dikemas dalam festival lampion dengan tema kekayaan budaya Asia.

Selain menampilkan instalasi lampu-lampu yang penuh warna, Asian Lantern Festival juga akan menghadirkan Festival Perahu Wisata Nusantara yang menampilkan beraneka ragam perahu yang dihias dengan unsur budaya Nusantara.

"Asian Lantern Festival ini merupakan salah satu destinasi yang diunggulkan karena nantinya akan menjadi pusat pengenalan budaya nusantara dan asia yang rencananya akan menghadirkan para pejabat pemerintahan dan atlet Asian Games, sehingga diharapkan para delegasi dapat merasakan suasana persahabatan antar negara di Asia," kata Teuku Sahir.

Keempat, Ancol Triathlon dan Ancol Kemerdekaan Festival yang akan menjadi penutup Ancol Asian Festival 2018 yang akan dihadirkan untuk menghidupkan suasana Asian Games dengan perlombaan tiga cabang olahraga yaitu lari, berenang dan bersepeda.

Sementara Festival Kemerdekaan Ancol diselenggarakan sebagai penyambutan perayaan HUT ke-73 Rl dengan diisi berbagai lomba khas 17-an di Ancol, seperti panjat pinang kolosal yang juga digelar dengan jumlah batang pohon pinang sebanyak 188 batang pohon. ***4***
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018