Lembaga donasi Palestina galang dana di Aksi 115

Lembaga donasi Palestina galang dana di Aksi 115

Umat Islam mengibarkan bendera Palestina saat mengikuti aksi 115 di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (11/5/2018). Aksi yang yang bertajuk Indonesia Bebaskan Al-Quds ini sebagai penolakan atas keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memindahkan Kantor Kedutaaan Besar AS untuk Israel ke Yarusalem. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah lembaga penyalur donasi untuk Palestina menggalang dana pada Aksi 115 yang digelar di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, guna membantu warga salah satu negara di Timur Tengah tersebut.

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) menjadi salah satu lembaga penyalur donasi yang memanfaatkan Aksi 115 untuk mengumpulkan dana.

"Ini nanti disalurkan untuk masyarakat umum di Palestina, tapi diusahakan dulu untuk pengungsi di Gaza," kata Pembina KNRP Lukman yang ditemui di pintu timur Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kelak sumbangan dari masyarakat Indonesia itu akan disalurkan secara langsung oleh perwakilan KNRP ke Warga Palestina.

"Penyaluran dana ke sana sudah bukan hanya sekali dua kali dilakukan, tapi setiap bulan pasti sumbangan dikirim," kata Lukman.

Kegiatan tersebut, lanjut dia, dilaksanakan KNRP dengan menggandeng Sahabat Rohis, perkumpulan pelajar sekolah menengah atas yang tergabung dalam ekskul Rohaniawan Islam.

Sebanyak ratusan pengurus serta 15 pelajar berpartisipasi dalam penggalangan dana itu, tutur Lukman.

Baca juga: Aksi 115 desak sidang darurat OKI

Askar Kauny, lembaga nonprofit yang bergerak di bidang sosial, juga melaksanakan kegiatan yang mirip dengan KNRP dalam Aksi 115.

Kendati demikian, metode penggalangan dana yang diterapkan lembaga tersebut memiliki keunikan tersendiri.

"Kami melafalkan ayat Al-Quran dengan diiringi bahasa isyarat pakai tangan. Misalnya ketika jari dibentuk segitiga, itu orang bisa mengerti kalau ayat itu soal gunung atau yang berhubungan dengan alam," kata Anggota Askar Kauny Susanti di Monas.

Menurut dia, penggunaan bahasa isyarat itu akan memudahkan setiap orang untuk memahami ayat Al-Quran, serta membuat kegiatan penggalangan dana lebih menyenangkan.

Terkait penyaluran donasi tersebut, Susanti mengaku lembaganya akan bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), organisasi nirlaba profesional yang pemberi bantuan di bidang kemanusiaan.

"Kita minta nanti dananya dipakai untuk membantu anak-anak di Gaza, biar kehidupannya lebih baik," tutur dia. Budi Suyanto

Baca juga: Dubes Palestina apresiasi Aksi Bela Baitul Maqdis
Pewarta : Agita Tarigan
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018