Banyuwangi promosi ayam kesrut di Festival Bakul

Banyuwangi promosi ayam kesrut di Festival Bakul

Arsip Foto. Bupati Bayuwangi Abdulah Azwar Anas (kedua kanan) bersama artis Sultan Djorghi (kedua kiri) menggoreng tempe saat Festival Tahu dan Tempe di Kalilo, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (9/2/2018). Festival yang diisi dengan arak-arakan tempe Mongkleng & Tahu Buto serta lomba masak olahan berbahan baku tahu tempe itu, untuk mengenalkan kuliner khas daerah tersebut, yang diharapkan dapat menjadi sentra oleh-oleh. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

Banyuwangi, Jawa Timur (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Banyuwangi Kuliner atau Bakul selama 12 sampai 15 April, yang antara lain akan menyajikan ayam kesrut dan menghadirkan koki Farah Quinn.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada Rabu menjelaskan Festival Bakul akan dilaksanakan bersamaan dengan Banyuwangi Art Week yang memamerkan aneka kerajinan khas di Taman Blambangan.

"Pada awal pelaksanaan Festival Bakul pada Kamis (12/4) siang akan disuguhkan masak bareng oleh ratusan perempuan penghobi masak. Tidak sembarang masakan, namun mereka semua akan masak ayam kesrut," katanya.

Anas menjelaskan ayam kesrut adalah daging ayam kampung muda yang dimasak dengan kuah segar paduan kaldu ayam dengan rasa pedas dan asam belimbing wuluh. Makanan ini biasanya dihidangkan panas-panas bersama dengan nasi dan tempe tebal goreng garing.

"Lewat festival ini kami ingin kuliner ayam kesrut bisa jadi primadona baru kuliner lokal, baik oleh penjual kuliner maupun wisatawan. Seperti rujak soto dan sego tempong yang pernah kami angkat sebelumnya, sekarang mulai banyak bermunculan restoran baru yang menjual dua makanan khas yang menjadi buruan utama wisatawan ke Banyuwangi ini," ujarnya.

Anas mengatakan Festival Kuliner Banyuwangi merupakan bagian dari cara pemerintah daerah mempromosikan kuliner lokal.

"Kali ini, kami khusus menampilkan ayam kesrut yang segar rasanya," katanya.

Selain ayam kesrut, katanya, festival juga akan menyajikan rujak soto, sego tempong, nasi cawuk, dan pecel pitik, masakan khas masyarakat Using di Banyuwangi.

"Beragam makanan khas Banyuwangi bisa dinikmati di sekitar Taman Blambangan. Dibuka mulai pukul 11.00 sampai jam 21.00. Jadi, silakan berlibur di Banyuwangi pekan ini untuk menikmati makanan khas Banyuwangi. Wisatawan juga bisa mengintip produk kerajinan Banyuwangi," ucap Anas.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkab Banyuwangi Alief Kartiono menambahkan acara puncak Festival Bakul akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan acara memasak bareng dan lomba menyajikan seporsi ayam kesrut.

"Sebelum lomba, peserta akan menyaksikan demo masak ayam kesrut oleh Chef Farah Quinn yang diundang khusus sebagai tamu kehormatan," ujar Alief.

Baca juga: Menpar ingin Banyuwangi jadi tujuan wisata dunia
 
Pewarta : Masuki M Astro
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018