Satu orang di Kota Cimahi terkonfirmasi Omicron

Satu orang di Kota Cimahi terkonfirmasi Omicron

Petugas melakukan tes usap terhadap seorang warga. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Bandung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Jawa Barat mencatat satu orang di wilayah tersebut dinyatakan terpapar COVID-19 varian Omicron berdasarkan hasil pengetesan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Cimahi Muhamad Dwihadi Isnalini di Cimahi, Jumat, mengatakan seorang yang terpapar Omicron itu merupakan asisten rumah tangga (ART).

Diduga, kata dia, ART tersebut terpapar karena transmisi lokal.

"Yang bersangkutan mengalami gejala demam, batuk, dan pilek. Kami sudah melakukan pelacakan dan pengetesan kepada kontak erat," katanya.

Dia mengatakan yang pertama terpapar COVID-19 adalah majikan dari ART tersebut. Namun majikan dari ART tersebut terdeteksi positif COVID-19 ketika berada di luar kota.

Baca juga: Menimpa warga Sukoharjo, varian Omicron sempat masuk ke Soloraya

Namun, sejauh ini majikan dari ART tersebut belum dipastikan terpapar Omicron karena masih menunggu hasil dari tes Whole Genome Sequencing (WGS).

"Majikannya juga positif dan sedang diperiksa WGS-nya, sedang menunggu hasil," kata dia.

Sejauh ini, katanya, ART yang menjadi pasien Omicron itu sudah diisolasi di rumah sakit.

Pihaknya terus melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mencari sumber penularan.

"Dari empat orang yang di rumah, dua positif. Dari dua positif, satu bergejala setelah di-WGS hasilnya positif Omicron," katanya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat Kota Cimahi agar tidak lengah menjalankan protokol kesehatan.

Menurutnya imunitas seseorang juga akan lebih kuat apabila telah mendapat vaksin COVID-19.

"Jadi mari ikut vaksinasi bagi yang belum, bagi yang sudah lengkap lanjutkan dengan vaksin penguat," katanya.

Baca juga: Sempat zona merah, Camat Cilandak pastikan tak ada lagi kasus Omicron
Baca juga: 4 pasien varian Omicron di Semarang sudah sembuh
Baca juga: Menkes: Waspadai penularan COVID-19 varian Omicron
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022