Ribuan warga Dili menikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia

Ribuan warga Dili menikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia

Warga Dili mengelu-elukan artis Indonesia asal NTT Mario G Klau yang tampil pada Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia, di Timor Plaza, Dili, Timor Leste, Sabtu (27/11) malam. Ia merupakan satu dari banyak artis Indonesia yang memiliki banyak penggemar di Timor Leste. ANTARA/HO-Kedutaan Besar Indonesia di Dili

Jakarta (ANTARA) - Ribuan warga Dili datang dan membaur bersama menikmati Pentas Seni dan Pasar Malam Indonesia digelar di Timor Plaza, ibu kota Timor Leste, Sabtu (27/11) malam, yang juga menghadirkan artis-artis kenamaan serta berbagai BUMN Indonesia berkantor di Dili.

“Acara pada malam ini merupakan promosi yang komprehensif mengenai potensi Indonesia di bidang perdagangan, pariwisata, investasi, budaya, kesenian, dan kuliner kepada masyarakat Timor Leste dan para expat di Timor Leste,” kata Kuasa Usaha ad interim Kedutaan Besar Indonesia di Dili Alamsyah, dalam sambutan pembukaan acara, sebagaimana keterangan pers diterima di Jakarta, Kamis.

Gelaran seni dan ekonomi Indonesia itu dilaksanakan untuk mendorong diplomasi budaya tidak hanya kepada masyarakat Timor Leste, namun juga kalangan perwakilan negara sahabat dan organisasi internasional yang terakreditasi di negara itu.

Keterangan pers itu menyatakan, tarian yang dipersembahkan DWP KBRI Dili, para pelajar setempat binaan Pusat Budaya Indonesia, dan anggota komunitas masyarakat Indonesia merefleksikan keragaman budaya Indonesia.

Di antara tari-tarian yang dihadirkan adalah Tari Saman dari Aceh sebagai pembuka acara, tari Bali “Puspa Wresti” yang mengiring masuknya para tamu undangan, hingga Tari Gantar dari Kalimantan Timur turut mewarnai dan memeriahkan pentas seni dan pasar malam Indonesia itu.

Tidak terbatas pada diplomasi budaya, acara juga mendorong diplomasi ekonomi melalui pasar malam yang menjual aneka produk, kuliner, dan busana Indonesia. Melalui pasar malam itu pengunjung dapat menikmati dan membeli beraneka produk, sajian masakan khas Indonesia maupun mencoba busana Indonesia melalui 40 booth yang telah disediakan.

BUMN Indonesia yang beroperasi di Timor Leste turut membuka gerai-gerai mereka, antara lain PT Pertamina Internasional Timor, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Telkomsel.

Hadir pula PT Fiberboat Indonesia, perusahaan swasta yang memproduksi kapal ambulans, kapal bantuan Pemerintah Indonesia kepada Kementerian Kesehatan Timor Leste yang belum lama ini diserahterimakan.

Dalam sambutan pembukaan sebagai tamu kehormatan, Menteri Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Timor Leste Armindo Maia manyatakan, “Kegiatan pentas seni dan pasar malam Indonesia yang digelar KBRI Dili merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dalam mewujudkan dan mendorong people-to-people contact antarkedua negara.”

Kehadiran Mario G Klau, penyanyi Indonesia asal NTT menjadi magnet utama acara ini. Ia membawakan lagu-lagu favorit dari album miliknya dan menyanyikan lagu-lagu Timor Leste yang sering dia nyanyikan.

Lagu-lagunya dan suaranya dikenal luas dan diterima baik berbagai kalangan di Timor Leste, terutama kalangan pemuda. Juara The Voice Indonesia Session 2 pada 2016 itu telah merebut hati para penontonnya.

Selain dia, juga tampil kelompok seni pemuda dan pemudi Dili yang membawakan berbagai kesenian dan budaya negara itu kepada khalayak yang menyambut sangat antusias.
Baca juga: Pentas seni Idul Fitri untuk ribuan PMI di Taipei ditiadakan
Baca juga: Gamelan meriahkan Peringatan 70 Tahun Indonesia-Inggris di London
Pewarta : Ade P Marboen
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021