Pemkab Jayawijaya bangun monumen pesawat pembawa Injil

Pemkab Jayawijaya bangun monumen pesawat pembawa Injil

Bupati Jhon Banua. (ANTARA/Marius F Yewun)

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua berencana pada Tahun 2022 membangun monumen pesawat pembawa Injil, yang menandakan masuknya firman Tuhan pertama di daerah pegunungan tengah Papua, di Distrik Maima, Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena, Sabtu mengatakan monumen akan berbentuk pesawat sebab misionaris pembawa Injil menggunakan pesawat dan mendarat di Minimo, Distrik Maima.

"Tahun 2022 kita akan buat monumen sebagai tanda pertama kali Injil masuk di Lembah Baliem melalui Kampung Minimo saat itu," katanya.

Selain monumen pesawat, pemerintah akan membangun lagi sebuah tempat penginapan sementara di titik yang pernah disinggahi misionaris pembawa Injil itu.

Baca juga: Bupati: Festival Lembah Baliem kemungkinan dibatalkan karena Corona

Baca juga: Peneliti minta wisatawan Lembah Baliem hormati adat suku Dani


"Kita akan bangun bivak di Hepuba sebab setelah misionaris ini mendarat di Minimo,  mereka ke kampung Hepuba
untuk mendirikan bivak dan bermalam serta lanjut perjalanan ke Hitigima untuk membuka lapangan terbang yang masih ada hingga sekarang," katanya.

Pemerintah mengharapkan monumen yang hendak dibangun dapat mengingatkan masyarakat tentang masuknya perkabaran firman Tuhan di Lembah Baliem.

"Monumen ini pasti dibangun agar masyarakat tidak melupakan sejarah masuknya Injil ke Lembah Baliem dan tugas pemerintah bagaimana menjaga sejarah itu agar terus diketahui dari generasi ke generasi," katanya.

Jhon mengatakan dengan masuknya Injil sehingga pemerintah bisa menjangkau masyarakat yang dahulu belum mengenal Tuhan.

Baca juga: Berkurangnya cocok tanam ubi jalar di Wamena jadi keprihatin arkeolog

Baca juga: Noken raksasa Rp90 juta akan dipamerkan di Festival Lembah Baliem
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021