RSUD Praya siapkan ruang isolasi antisipasi kasus COVID-19 di WSBK

RSUD Praya siapkan ruang isolasi antisipasi kasus COVID-19 di WSBK

Ruang Isolasi pasien COVID-19 di RSUD Praya. ANTARA/HO-Humas RSUD Praya.

Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Kasus COVID-19 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, telah turun drastis, namun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya tetap menyiapkan ruang isolasi untuk mendukung Wolrd Superbike di Sirkuit Mandalika 19-21 November 2021.

"Sesuai dengan instruksi Dinas Kesehatan kita tetap menyiapkan ruang isolasi untuk antisipasi kenaikan kasus COVID-19 pasca ajang WSBK Mandalika," kata Humas RSUD Praya, dr Yuda Permana di Lombok Tengah, Kamis.

Dikatakan, jumlah ruangan yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus pasca balapan tersebut sebanyak 66 tempat tidur. Selain menyiapkan ruang isolasi, tenaga kesehatan (Nakes) juga tetap disiagakan ketika ada pasien yang dinyatakan positif COVID-19.

"Artinya kita tetap siaga untuk mengantisipasi adanya kasus baru," katanya.

Ia juga mengatakan, jumlah pasien yang masih dirawat di ruang isolasi RSUD Praya satu orang.

"Kalau sebelumnya kosong, dan hari ini masih satu yang di isolasi," katanya.

Baca juga: Target vaksinasi di Lombok Tengah capai 65 persen
Baca juga: Menko PMK bagi-bagi masker di Lombok Tengah NTB

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, meskipun kasus saat ini telah turun drastis.

"Jangan kendor dan tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," katanya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah bersama TNI dan Polri terus melakukan percepatan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran virus COVID-19.

Target vaksinasi di Lombok Tengah untuk dosis pertama telah mencapai target yakni 75 persen lebih dan vaksinasi dosis kedua telah mencapai 55 persen lebih.

Sirkuit Mandalika telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dan menjadikan Indonesia, tuan rumah balapan Asian Talent Cup (IATC dan WSBK tanggal 19-21 November.

Jumlah penonton pada ajang balap Internasional itu sekitar 25 ribu orang, sehingga penyelenggaraan balapan tersebut menerapkan protokol kesehatan cukup ketat.

WWsbk covidBaca juga: Satgas: Ciptakan rasa aman dari COVID-19 agar WSBK sukses
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021