Wakil Ketua DPRD DKI sebut interpelasi Formula E tidak relevan

Wakil Ketua DPRD DKI sebut interpelasi Formula E tidak relevan

Wakil Ketua DPRD DKI sekaligus Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Mohammad Taufik saat memimpin Rapat Bamus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/11/2021). ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta/am.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik menyebutkan interpelasi anggota DPRD DKI Jakarta soal Formula E sudah tidak relevan karena sejatinya rencana kegiatan itu sudah didukung Presiden Joko Widodo.

"Saya kira tidak ya (tidak relevan). Kan kemarin pak presiden, sudah menantang, pembalap Sean Gelael untuk ikut Formula E," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Politisi Partai Gerindra itu, menafsirkan dukungan pelaksanaan Formula E itu beranjak dari sikap Presiden Joko Widodo yang memberi tantangan pada pembalap Sean Gelael untuk berlaga di Formula E.

Artinya, kata Taufik, dengan ada pernyataan seperti itu, artinya presiden menunjukkan persetujuan karena ini merupakan kegiatan internasional.

"Artinya dengan menantang itu, berarti menyetujui adanya program tersebut," ucap Taufik.

Baca juga: Bamsoet sebut Jokowi menantang Sean Galael wakili Indonesia

Sebelumnya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Bambang Soesatyo menyebut Jokowi menantang Vice Champion LMP2 FIA WEC 2021, Sean Gelael untuk mengikuti balap Formula E yang akan diadakan di Jakarta pada Juni tahun depan.

Menurut Ketua MPR yang kerap disapa Bamsoet ini, tantangan tersebut disampaikan Jokowi usai menjajal sekaligus meresmikan Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (12/11).

"Pak Presiden Jokowi menantang Sean Gelael agar bisa berlaga di ajang balap Formula E di Jakarta tahun depan," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (12/11).

Bamsoet mengungkap bahwa pembalap yang baru meraih prestasi "runner up" kejuaraan dunia balap ketahanan FIA World Endurance Championship itu tidak bisa menjawab saat ditantang Jokowi.

Sean Gelael disebut hanya tertawa saat mendapat tantangan itu.

Baca juga: Pakar hukum sarankan KPK hentikan penyelidikan kasus Formula E

Sebelumnya, Jokowi juga berharap Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan berbagai acara otomotif internasional, termasuk Formula E.

"Ini juga persiapan Indonesia untuk menggelar MotoGP di Mandalika, Formula E di Jakarta, dan 'event-event' internasional lain," kata dia, dalam Pembukaan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021, Kamis (15/4).

Sementara itu, interpelasi Formula E sendiri dilayangkan oleh politisi DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP dan Fraksi PSI.

Namun setelah rapat paripurna untuk penentuan sikap DPRD DKI atas interpelasi tidak mencapai kuorum, akhirnya usulan tersebut ditunda dan sampai saat ini belum ada kejelasan.

Baca juga: Jubir KPK: Kasus Formula E bisa dihentikan jika tak ada unsur pidana
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021