DJPB Babel: Insentif nakes Bangka Selatan belum dibayarkan sama sekali

DJPB Babel: Insentif nakes Bangka Selatan belum dibayarkan sama sekali

Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan insentif tenaga kesehatan (nakes) penanganan COVID-19 di Kabupaten Bangka Selatan hingga triwulan III 2021 sebesar Rp4,90 miliar belum terserap sama sekali. (ANTARA/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan insentif tenaga kesehatan (nakes) penanganan COVID-19 di Kabupaten Bangka Selatan hingga triwulan III 2021 sebesar Rp4,90 miliar belum dibayarkan sama sekali.

"Kami tidak tahu kenapa anggaran insentif nakes di Bangka Selatan sama sekali belum dibayarkan," kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Babel Edih Mulyadi di Pangkalpinang, Senin.

Ia mengatakan insentif tenaga kesehatan daerah untuk penanganan COVID-19 di Provinsi Kepulauan Babel hingga triwulan III 2021 sudah terealisasi Rp27,28 miliar atau sekitar 52 persen dari 52,06 miliar dengan rincian nakes provinsi Rp5,30 miliar dan sudah dibayar Rp3,14 miliar.

Insentif nakes di Kabupaten Bangka Rp6,48 miliar dan yang telah dibayar Rp5,55 miliar, Belitung Rp10,75 miliar dan terserap Rp4,89 miliar, Pangkalpinang Rp16 miliar terserap Rp8,30 miliar.

Baca juga: Mendagri minta Babel maksimalkan realisasi insentif nakes

Baca juga: Kemenkes sebut nakes dobel insentif kooperatif kembalikan dana


Selanjutnya insentif nakes di Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp3,65 miliar dan telah terserap Rp2,65 miliar dan Belitung Timur Rp4,43 miliar terserap Rp2,75 miliar, sementara Kabupaten Bangka Selatan sebesar Rp4,90 miliar dan belum terserap sama sekali.

"Isentif nakes Bangka Selatan belum terserap, sementara untuk Bangka Barat memang tidak ada alokasi untuk insentif nakesnya," katanya.

Ia mengatakan alokasi anggaran untuk penanganan COVID-19 Babel pada 2021 yang bersumber dari DAU dan DBH sebesar Rp345,85 miliar terserap Rp112,01 miliar atau sekitar 32,39 persen.

"Alokasi anggaran untuk penanganan COVID-19 Babel meliputi, penanganan COVID-19 senilai Rp105 miliar, dukungan vaksinasi Rp48,72 miliar, dukungan pada kelurahan Rp21,83 miliar, insentif nakes Rp52,06 miliar dan belanja kesehatan lainnya serta kegiatan prioritas Rp118,22 miliar," katanya.*

Baca juga: Pemerintah segera bayar insentif nakes yang tertunda

Baca juga: Kemenkes sudah salurkan Rp6,4 triliun insentif tenaga kesehatan
Pewarta : Aprionis
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021