Menparekraf disambut dengan prosesi Mansorandak di Raja Ampat

Menparekraf disambut dengan prosesi Mansorandak di Raja Ampat

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno disambut dengan prosesi adat injak piring atau Mansorandak oleh masyarakat kampung Arborek Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu. ANTARA/Ernes Broning Kakisina.

Sorong (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno disambut dengan prosesi adat injak piring atau Mansorandak oleh masyarakat Kampung Arborek Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu.

Prosesi adat Mansorandak untuk Sandiaga Uno dilakukan oleh Tua Adat Kampung Arborek Septinus Fakdawer dengan menggunakan bahasa Biak Raja Ampat.

Dengan bahasa adat, Septinus Fakdawer mengatakan bahwa atas kehendak Tuhan dan restu leluhur, Menparekraf bersama rombongan tiba di Kampung Arborek dengan selamat.

Baca juga: PLBN Skouw kenalkan prosesi penyambutan tamu dengan injak piring

Dia mengatakan bahwa sebagai bentuk kehormatan atas kunjungan Sandiaga Uno, masyarakat Arborek membuat ritual Mansorandak dan budaya Arborek.

"Hari ini kami membasuh kaki Menteri pertanda Bapak Menteri tiba dengan selamat dan pulang juga dengan selamat," ujarnya.

Setelah prosesi adat Mansorandak Sandiaga Uno diberi topi tikar yang dibuat oleh Mama Papua Kampung Arborek sebagai penghargaan bagi tamu yang datang.

Selanjutnya, Sandiaga Uno melakukan gunting pita sebagai tanda peresmian Gapura Kampung Wisata Arborek yang masuk dalam nominasi 50 besar penilaian Anugerah Desa Wisata Terbaik Indonesia.

Baca juga: Tali kuning, andalan suku Moi Papua atasi berbagai penyakit

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Papua Barat bertambah 31 orang
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021