Bupati Batang ajak Fatayat NU dukung percepatan vaksinasi COVID-19

Bupati Batang ajak Fatayat NU dukung percepatan vaksinasi COVID-19

Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Bupati Batang Wihaji mengajak pengurus Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendukung percepatan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat khususnya warga lanjut usia dan ikut memberikan edukasi pada warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Fatayat NU biasanya mempunyai banyak anggota bahkan hingga di tingkat desa. Jadi saya berharap Fatayat NU juga aktif dalam mendukung percepatan vaksinasi di daerah," kata Wihaji di Batang, Selasa.

Baca juga: Kawasan Industri Terpadu Batang diminta percepat penanganan banjir

Menurut dia, Kabupaten Batang kini kembali memasuki kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 karena capaian vaksinasi masih cukup rendah yaitu sekitar 30 persen dari target sebesar 50 persen pada Oktober 2021.

Wihaji juga memprediksi angka kasus COVID-19 berpotensi naik menjelang akhir tahun 2021 sehingga kegiatan vaksinasi perlu digenjot agar hal itu tidak terjadi.

Baca juga: Ketua DPD sampaikan kunci jadi orang sukses pada santri

"Mari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan dan secepatnya melakukan vaksinasi agar penyebaran kasus COVID-19 dapat ditekan," katanya.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Batang Erna Dewi Palupi mengatakan, pihaknya sudah terlibat dalam program vaksinasi di masyarakat.

Baca juga: PTPN IX intervensi gizi ibu hamil di Batang cegah stunting

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memastikan hampir 75 persen anggotanya sudah melaksanakan vaksinasi dan membantu pelaksanaan program vaksinasi.

"Kami selalu mendukung program pemerintah, di antaranya melakukan vaksinasi. Meski pada kehidupan sehari-hari kami tidak memakai seragam fatayat tetapi dirinya tetap mendukung program vaksinasi yang dianjurkan oleh pemerintah," katanya.

Baca juga: Askrindo fasilitasi produksi madu kepada KTH Batang

Terkait program pemberdayaan perempuan, kata Erna, pihaknya juga sudah memiliki lembaga konsultasi pemberdayaan perempuan dan anak (LKP2A).

"Kami akan mendampingi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Selain itu bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Fatayat NU juga memiliki beberapa kelompok pemberdayaan ekonomi perempuan," katanya.

Baca juga: Polres Batang vaksinasi COVID-19 ratusan pelajar dukung PTM
 
Pewarta : Kutnadi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021