Medali perunggu basket 3x3 putri dibawa pulang DKI Jakarta

Medali perunggu basket 3x3 putri dibawa pulang DKI Jakarta

im bola basket 3x3 putri DKI Jakarta (seragam hitam) menghadapi Sumatra Barat pada laga perebutan tempat ketiga PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis (14/10/2021). DKI Jakarta memenangkan pertandingan itu dengan skor 12-11 dan berhak atas medali perunggu. (ANTARA/Michael Siahaan)

Mimika (ANTARA) - Tim putri DKI Jakarta berhasil meraih medali perunggu cabang olahraga bola basket 3x3 PON XX Papua setelah menundukkan Sumatera Barat dengan skor tipis 12-11 pada laga perebutan tempat ketiga di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis.

Pertandingan tersebut berlangsung sangat sengit dan DKI Jakarta memastikan kemenangan kurang dari satu detik sebelum laga berakhir.

Sumatera Barat sejatinya tampil sangat baik dengan memimpin 5-0 pada awal laga. Anak-anak DKI Jakarta berusaha mengejar dan sempat memperpendek jarak menjadi 8-9 berkat lemparan Nadya Gumanti.

Namun, Sumbar seakan tak memberikan celah untuk disusul dan Beta Azhari membawa Sumbar menjauh 10-8.

DKI Jakarta yang selalu berupaya keras untuk menyusul akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 11-11 berkat tembakan Rahmitha Wijayanti.

Pertandingan makin sengit, tetapi DKI Jakarta menunjukkan mental juara dengan melesakkan poin terakhir melalui tangan Nadya Gumanti, kurang dari satu detik menjelang laga tuntas dan menang 12-11.

Usai pertandingan, Nadya Gumanti menyebut bahwa timnya mampu mengalahkan lawan karena selalu percaya kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.

DKI Jakarta tetap optimistis saat tertinggal dan hasilnya adalah medali perunggu. Nadya pun puas dengan pencapaian itu meski DKI Jakarta sebenarnya ditargetkan medali emas.

"Kami tetap bersyukur dengan medali perunggu ini. Kami sudah tampil habis-habisan, mati-matian sampai detik akhir demi medali," kata perempuan berusia 24 tahun itu.

Baca juga: Tim putra DKI Jakarta jumpa Jabar di final basket 3x3
Baca juga: Basket 3x3 putri Bali hadapi Papua di final PON Papua

 
Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021