Humaniora kemarin, peluang pendidikan kades hingga depresi naik

Humaniora kemarin, peluang pendidikan kades hingga depresi naik

Ilustrasi (ANTARA/Pexel)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca, mulai dari Mendes beri peluang kepala desa lanjutkan pendidikan hingga jenjang S3 sampai kasus depresi meningkat selama pandemi.

1. Mendes beri peluang kepala desa lanjutkan pendidikan hingga S3

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memberikan peluang kepada kepala desa berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya hingga S3.

"Ke depannya kepala desa karena prestasinya bisa melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang S3," ujar Mendes PDTT.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Indonesia datangkan 2.000.700 dosis vaksin Pfizer dalam bentuk jadi

Indonesia mendatangkan 2.000.700 dosis vaksin Pfizer dalam bentuk jadi dan akan langsung didistribusikan ke 12 Provinsi.

"Pembelian vaksin ini untuk menjaga stok vaksin di Tanah Air. Saat ini vaksin yang diterima Indonesia 280.527.920 vaksin baik dalam bentuk bahan baku maupun vaksin jadi," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Epidemiolog sebut penanganan COVID-19 di Indonesia sudah baik

Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Iwan Ariawan mengatakan penanganan COVID-19 di Indonesia terus membaik.

Iwan mengatakan tercatat ada 15 provinsi yang nihil kasus kematian per Sabtu 9 Oktober 2021. Provinsi itu adalah Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. Doni Monardo: Jaga sumber mata air untuk atasi stunting

Pembina Yayasan Kita Jaga yang juga Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo mengatakan menjaga sumber mata air bisa untuk mengatasi stunting atau kekerdilan di Indonesia.

"Sejumlah hal yang ada di depan mata kita belum optimal, pertama masalah sumber air. Mari menjaga sumber air, kita akan membantu mengentaskan masalah stunting," kata Doni.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. Dirjen P2P: Kasus depresi meningkat 6,5 persen selama pandemi

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan menyatakan pandemi COVID-19 menyebabkan angka kasus gangguan jiwa dan depresi mengalami peningkatan hingga 6,5 persen di Indonesia.

"Dampak pandemi angka gangguan mental dan depresi mengalami peningkatan mencapai 6,5 persen secara nasional," kata Plt. Dirjen P2P Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021