Terobos perlintasan, pengendara motor tertabrak kereta Commuter Line

Terobos perlintasan, pengendara motor tertabrak kereta Commuter Line

Seorang pengendara motor tertabrak kereta Commuter Line yang menuju Jakarta Kota akkbat nekad menerobos palang pintu kereta di Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/10/2021) malam. (ANTARA/Instagram/info_jakartapusat)

Jakarta (ANTARA) - Seorang pengendara motor tertabrak kereta Commuter Line yang menuju Jakarta Kota akibat menerobos palang pintu kereta di Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/10) malam.

Kasatlantas Jakarta Pusat Kompol Purwata saat dihubungi di Jakarta, Kamis mengatakan, korban bernama Reza Maulana (29) mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi B3312 PAV.

Berdasarkan kronologi, sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas, korban melintas dari arah timur ke barat di Jalan Kramat Sentiong, Senen Jakarta Pusat dan hendak menyeberangi jalur perlintasan kereta.

"Sesampainya di perlintasan kereta api (Stasiun) Kramat Sentiong, (korban) menerobos palang pintu yang sudah tertutup, kemudian tertabrak KRL AC Jakarta Kota yang berjalan di jalur 2 dari arah selatan ke utara," kata Purwata.

Berdasarkan keterangan saksi mata, korban dan kendaraannya terseret kereta hingga rel kereta di Stasiun Kramat Sentiong atau sekitar 50 meter dari lokasi tertabrak.

Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan sepeda motor ringsek karena terseret, sementara korban mengalami luka-luka.

Saat itu, korban yang berdomisili dari Cempaka Putih tersebut sudah dilarikan ke RS Kramat 128 untuk mendapatkan pengobatan.

"Pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan dada, kemudian berobat ke RS Kramat 128," kata Purwata.

Adapun kecelakaan pada Rabu sekitar pukul 23.35 WIB itu kini ditindaklanjuti oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat.
Baca juga: Tindak tegas pelanggar pintu perlintasan kereta api
Baca juga: Penjaga pintu rel KA di Jakbar tusuk rekan karena berselisih soal uang
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021