BPBD Sulsel turunkan TRC Bantu evakuasi korban banjir di Luwu

BPBD Sulsel turunkan TRC Bantu evakuasi korban banjir di Luwu

Tim BPBD Sulsel menaikkan bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulsel.ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Senin menurunkan tim reaksi cepat untuk menyalurkan bantuan sekaligus mengevakuasi korban banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dari data Pusdalops BPBD Kabupaten Luwu, bencana longsor terjadi di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat.

Sementara bencana banjir bandang terjadi di beberapa wilayah di Luwu, diantaranya Kecamatan Walenrang Utara, Kecamatan Lamasi Timur, dan Kecamatan Walenrang Timur. Banjir yang diperkirakan setinggi 1-3 meter itu membuat lebih dari 100-an rumah yang terdampak banjir.

Kepala BPBD Provinsi Sulsel Muhammad Firda di Makassar, Senin, menyampaikan, atas instruksi langsung dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk menurunkan tim reaksi cepat (TRC) ke Luwu.

"Tadi malam, tim TRC BPBD Provinsi sudah diturunkan untuk membantu proses evakuasi sekaligus membawakan bantuan logistik," kata Firda.

Baca juga: Bencana hidrometeorologi berpotensi mengancam sebagian wilayah Sulsel

Baca juga: Wagub Sulsel kirim bantuan untuk anak-anak di Kappuna Luwu Utara


Adapun bantuan yang dibawa berupa logistik pangan, family kit, shelter kit dan perlengkapan bayi.

Terpisah, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi di Kabupaten Luwu. Ia pun berharap banjir segera surut.

"Kami turut berduka atas musibah banjir bandang dan longsor di Kabupaten Luwu. Kami juga memastikan agar tim TRC BPBD Provinsi untuk membantu proses evakuasi dan stok logistik bantuan aman untuk para korban yang terdampak yang sedang mengungsi," ujarnya.

Baca juga: Warga korban banjir di Kabupaten Luwu berhasil dievakuasi Basarnas

Baca juga: PMI salurkan bantuan tunai untuk korban banjir bandang di Luwu Utara
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021