Pemkot Jakbar berharap orang tua tak khawatirkan anaknya ikuti PTM

Pemkot Jakbar berharap orang tua tak khawatirkan anaknya ikuti PTM

Sejumlah siswa mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) hari kedua di SDN 03 Duri Kepa, Kebon Jeruk , Jakarta Barat, Rabu (1/9/2021). ANTARA/Walda Marison/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap para orang tua tidak mengkhawatirkan anak-anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua mulai Jumat (1/10).

"Saya kira tidak usah cemas karena kita pastikan semua ketentuan pembelajaran sudah sesuai dengan protokol kesehatan," kata Kepala Seksi Pendidikan Menengah Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Jakarta Barat II, Asep S Efendi saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Asep memahami  sebelumnya para orang tua sempat khawatir lantaran beredar kabar munculnya klaster COVID-19 di sekolah wilayah Jakarta Barat.

Pihaknya sudah menelusuri temuan tersebut dan hasilnya tidak ditemukan adanya klaster COVID-19 di sekolah. "Ternyata temuan itu sebelum digelar PTM," kata Asep.

Ketentuan protokol kesehatan di PTM tahap satu juga diberlakukan di tahap dua. Pihaknya tidak menambahkan peraturan apapun lantaran ketentuan protokol kesehatan di PTM tahap satu dirasa sudah tepat.

"Kami juga tidak menemukan adanya pelanggaran prokes di PTM sebelumnya. Insya Allah aman," kata dia.

Baca juga: Pemkot Jakbar perketat prokes dalam pembelajaran tatap muka tahap dua
Baca juga: 226 sekolah di Jakarta Barat ajukan asesmen untuk PTM tahap 2
Kegiatan PTM hari pertama di SDN 11 Grogol Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). (ANTARA/Walda)
Sebelumnya, ratusan sekolah di kawasan Jakarta Barat sudah mengikuti asesmen untuk mengikuti PTM tahap dua. Di wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat II saja tercatat ada 194 sekolah yang mengikuti asesmen.

Sebanyak 194 sekolah itu terdiri dari 22 PAUD, 76 Sekolah Dasar (SD), 34 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 27 Sekolah Menengah Atas (SMA), 19 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selain itu enam Ramah Anak (RA), enam Madrasah Ibtidaiyah (MI), dua Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan dua Madrasah Aliyah (MA).

Di wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat I tercatat ada 266 sekolah yang mengikuti asesmen. Yakni 20 Taman Kanak-kanak (TK), 2 Sekolah Luar Biasa (SLB), 101 SD, 42 SMP dan 17 SMA.

Selain itu, 26 SMK, 2 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 7 MI, 7 MTs dan 2 MA.

Seluruh sekolah tersebut telah mengikuti asesmen guna menguji kesiapan fasilitas sekolah, guru serta murid untuk mengikuti PTM tahap dua
Pewarta : Walda Marison
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021