Kemarin, libur panjang tingkatkan kasus hingga peluncuran Gernas BBI

Kemarin, libur panjang tingkatkan kasus hingga peluncuran Gernas BBI

Tangkapan layar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku di Jakarta, Jumat (24/9/2021). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita Jumat (24/9) kemarin yang menarik untuk disimak mulai dari libur panjang akhir tahun berpotensi tingkatkan angka kasus hingga Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku. Berikut berita-berita tersebut :

1. Pakar: Libur panjang akhir tahun berpotensi meningkatkan angka kasus

Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Iwan Ariawan mengatakan libur panjang akhir tahun berpotensi menyebabkan kasus COVID-19 meningkat signifikan jika tidak diantisipasi

"Libur panjang yang disertai peningkatan mobilitas penduduk dan minim protokol kesehatan menjadi risiko tinggi terjadinya lonjakan kasus," kata Iwan Ariawan di Jakarta, Juma

2.BNPB meningkatkan kapasitas fasilitator daerah

- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas fasilitator daerah dalam menjalankan sistem peringatan dini dan manajemen penanganan bencana.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers BNPB yang diterima di Jakarta, Jumat, Direktur Peringatan Dini BNPB Afrial Rosya mengatakan bahwa sasaran program pembekalan fasilitator daerah tahun 2021 meliputi tujuh wilayah administrasi tingkat kabupaten.

3. RSPON: Tak ada korelasi antara pendarahan otak dan vaksinasi COVID-19

Pemimpin Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta menyampaikan klarifikasi bahwa tidak ada korelasi antara stroke pendarahan atau pendarahan otak atau stroke hemoragik dan vaksinasi COVID-19.

Direktur Utama RSPON dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pendarahan otak yang dialami oleh pelawak Tukul Arwana, yang sedang menjalani perawatan di RSPON, tidak berkaitan dengan vaksinasi COVID-19.

4.Mendikbudristek luncurkan Gernas BBI Aroma Maluku

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Aroma Maluku yang menjadi langkah bersama dalam memulihkan perekonomian Indonesia.

“Pemulihan pada bidang pendidikan dan kebudayaan ditentukan oleh para guru dan pelaku budaya yang bergerak mewujudkan Merdeka Belajar. Dalam membangkitkan ekonomi nasional, sektor pendidikan dan ekonomi memainkan peran strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Nadiem dalam peluncuran Gernas BBI yang dipantau di Jakarta, Jumat.

5. Kemendikbudristek sebut 97,2 persen sekolah tak miliki kasus COVID-19

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jumeri mengatakan sebanyak 97,2 persen sekolah tidak memiliki kasus COVID-19 di satuan pendidikan tersebut.

“Angka 2,8 persen satuan pendidikan itu bukanlah data klaster COVID-19, tetapi data satuan pendidikan yang melaporkan adanya warga sekolah yang pernah tertular COVID-19. Jadi 97,2 persen sekolah tidak memiliki warga sekolah yang terinfeksi COVID-19,” ujar Jumeri di Jakarta, Jumat.

 

Pewarta : Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021