Kemenpan RB terapkan strategi 6P untuk akselerasi transformasi SDM

Kemenpan RB terapkan strategi 6P untuk akselerasi transformasi SDM

Tangkapan layar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. ANTARA/Muhammad Zulfikar.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menerapkan strategi 6P dalam mengakselerasi transformasi sumber daya manusia (SDM) di instansi tersebut.

"Pertama, penguatan budaya kerja dan employer branding," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin.

Kedua, percepatan peningkatan kapasitas SDM di kementerian terkait, peningkatan kinerja dan sistem penghargaan, pengembangan talenta dan karir.

Selanjutnya, penguatan platform teknologi dan analitik, dan terakhir perancangan jabatan, perencanaan serta pengadaan SDM untuk Kemenpan RB.

Baca juga: Menkominfo buka program Digital Leadership Academy 2021
Baca juga: Menkumham: Semua lembaga negara wajib mempercepat layanan publik
Baca juga: Tjahjo: Transformasi digital tuntut orang miliki keahlian digital


Dalam hal penguatan platform teknologi dan analitik, salah satu programnya ialah penguatan digital mindset atau pola pikir aparatur sipil negara (ASN).

Guna mewujudkan program tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki peran penting dan krusial. Oleh karena itu, kementerian yang dipimpin Tjahjo itu mendukung program Digital Leadership Academy Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kominfo.

Tujuan dari program Digital Leadership Academy 2021 ialah agar kebijakan di sektor publik maupun privat dapat mengetahui perkembangan teknologi dan informasi serta manfaatnya dalam membuat kebijakan.

Pada kesempatan itu, Tjahjo mengatakan beberapa manfaat dari menggunakan teknologi informasi ialah pengelolaan risiko dapat dilakukan dengan baik, mempermudah layanan dan membuka peluang layanan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021