KPU Sulsel sebut 1,9 juta pemilih milenial bisa mencoblos Pemilu 2024

KPU Sulsel sebut 1,9 juta pemilih milenial bisa mencoblos Pemilu 2024

Anggota KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi Uslimin saat rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), di aula KPU Sulsel, Makassar. ANTARA/HO-Dokumentasi KPU Sulsel.

Makassar (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melansir jumlah pemilih muda atau milenal bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024 tercatat mencapai 1,9 juta jiwa hasil dari pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PPDB) periode Agustus 2021, dari sebanyak 6.212.508 pemilih di Sulsel.

"Dari pengelompokan pemilih usia 17 tahun sampai 20 tahun sebanyak 486.833 orang. Dan kelompok usia 21 tahun sampai 30 tahun sebanyak 1.468.717 orang," kata Anggota KPU Sulsel Divisi Data dan Informasi Uslimin, di Makassar, Selasa.

Ia merinci, pengelompokan usia 17-20 tahun dari lima kabupaten/kota terbanyak di Sulsel, Kota Makassar 86.023 orang pemilih, Kabupaten Gowa 41.900 orang pemilih, Kabupaten Bone 34.691 orang pemilih, Kabupaten Pangkep 22.872 orang pemilih, dan Kabupaten Maros 22.861 orang pemilih, dengan total sementara 486.833 orang pemilih.

Selanjutnya, pengelompokan usai 21-30 tahun pada lima kabupaten/kota terbanyak, Kota Makassar berada di posisi pertama dengan 225.607 orang pemilih, disusul Kabupaten Bone 129.100 orang pemilih, Kabupaten Gowa 124.262 orang pemilih, Kabupaten Luwu 69.077 orang pemilih, dan Kabupaten Pinrang 63.042 orang pemilih. Total sementara 1.468.717 orang pemilih.

Sehingga bila ditotal data sementara, pemilih muda atau milenial yang bisa memilih saat Pemilu dan Pilkada Gubernur 2024 di Sulsel telah mencapai 1.951.550 orang.

Sedangkan total pemilih pada pengelompokan usia 70 tahun ke atas sebanyak 350.636 orang. Lima kabupaten/kota terbanyak, yakni Kabupaten Bone 42.364 orang, Kota Makassar 33.994 orang, Kabupaten Gowa 27.689 orang, Kabupaten Wajo 20.300 orang, dan Kabupaten Pinrang 17.055 orang.

Sementara untuk pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tercatat meninggal dunia 1.435 orang, pemilih ganda 425 orang, di bawah umur satu orang, pindah domisili 468 orang, tidak dikenal satu orang, menjadi anggota TNI satu orang, dan menjadi anggota Polri 36 orang.

"Ada lima kabupaten pemilih TMS-nya terbanyak, yakni Kabupaten Pinrang 371 orang, disusul Kabupaten Toraja Utara 319 orang, Kota Makassar 207 orang, Kota Palopo 179 orang, dan Kabupaten Pangkep 130 orang," katanya pula.
Baca juga: Survei CPCS: Demokrat-PKS-PSI favorit pemilih milenial
Baca juga: Penggerak Millenial Indonesia siap kawal pilkada damai dan aman
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021