Kemarin, Presiden Jokowi evaluasi PPKM hingga Pemilu 2024

Kemarin, Presiden Jokowi evaluasi PPKM hingga Pemilu 2024

Presiden RI Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas tentang evaluasi perkembangan dan tindak lanjut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa di Indonesia terjadi pada Senin (7/9) disiarkan ANTARA dan masih layak Anda baca kembali untuk informasi pagi ini.

1. Presiden Jokowi sampaikan sejumlah arahan terkait evaluasi PPKM

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam rapat terbatas terkait evaluasi penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), bersama jajarannya melalui konferensi video, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Presiden Jokowi meminta kepada jajarannya untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat terkait pandemi COVID-19, untuk menghindari adanya euforia yang berlebihan. Kepala Negara menekankan bahwa virus ini bisa dikendalikan, namun tidak mungkin hilang sepenuhnya.

Selengkapnya baca disini

2. Luhut ungkap alasan sejumlah daerah sulit turunkan level PPKM

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rendahnya penelusuran kontak erat pasien COVID-19 atau rasio kontak erat menjadi alasan sejumlah daerah kesulitan untuk bisa turun level PPKM.

"Contohnya adalah rasio kontak erat. Meskipun telah terjadi kenaikan signifikan rasio kontak erat dari 3,37 di awal Agustus menjadi 7,89 per 5 September, namun pada banyak daerah rasio kontak eratnya masih di bawah 5, sehingga kemudian menghambat daerah tersebut untuk turun level," katanya dalam konferensi pers daring yang dipantau dari Jakarta, Senin.

Selengkapnya baca disini

3. KPU RI usulkan Pilkada serentak 27 November 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengusulkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.

"Kami mengusulkan penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan wali kota pada 27 November 2024, mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 2016," kata Ketua KPU Ilham Saputra dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, Bawaslu dan DKPP di Gedung Senayan, Jakarta, Senin.

Selengkapnya baca disini

4. KPU RI usulkan Pemilu digelar 21 Februari 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengusulkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) digelar pada 21 Februari 2024.

Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan sejumlah pertimbangan pemilihan waktu itu untuk memberikan waktu memadai antara penyelesaian sengketa hasil pemilu dan penetapan hasil pemilu dengan jadwal pencalonan.

Selengkapnya baca disini

5. Bawaslu: Empat rekomendasi Pemilu dan Pilkada Tahun 2024

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyampaikan empat rekomendasi terkait penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Ketua Bawaslu RI Abhan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, Kemendagri, KPU dan DKPP di Gedung Senayan Jakarta, Senin menjelaskan rekomendasi itu yakni membenahi kendala regulasi/payung hukum pemilu yang masih tumpang tindih, tidak jelas dan multitafsir

Selengkapnya baca disini
Pewarta : Fauzi
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021