PDIB: Lawan infeksi COVID-19 dengan prokes, vaksinasi dan hidup sehat

PDIB: Lawan infeksi COVID-19 dengan prokes, vaksinasi dan hidup sehat

Ilustrasi - Tim Yustisi Denpasar jaring 16 pelanggar prokes. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Denpasar)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) James Allan Rarung mengatakan tiga kunci melawan infeksi COVID-19 yakni dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, pola hidup sehat dan bersih, serta vaksinasi COVID-19.

"Karena kemampuan individu untuk melawan infeksi COVID-19, bukan hanya dengan vaksinasi saja. Tetap protokol kesehatan harus terus dilakukan disertai dengan terus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," kata James saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

James menuturkan vaksinasi tentu saja akan memberikan nilai tambah yang sangat penting, karena terbukti di lapangan, bahwa sebagian besar yang bergejala berat adalah pasien yang belum divaksinasi ataupun vaksinasinya belum lengkap.

Sementara pada pasien yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 yang lengkap, mayoritas akan memiliki gejala yang lebih ringan.

Baca juga: PDIB imbau warga tidak percaya informasi salah-hoaks tentang vaksin

Baca juga: PDIB: Semua vaksin COVID-19 sudah lolos uji keamanan dan efektivitas


James menuturkan meskipun target ideal untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) lebih sulit, namun bukan berarti tidak bisa, karena walaupun tidak mencapai kekebalan kelompok steril atau total, akan tetapi jika penduduk sudah memiliki gejala yang ringan ataupun angka kesakitan dan kematian sudah jauh menurun, maka pembatasan-pembatasan terhadap aktivitas masyarakat sudah dapat dicabut.

Kekebalan steril atau total adalah kekebalan di mana individu yang sudah memiliki kekebalan tubuh dari infeksi COVID-19 baik sebagai penyintas ataupun karena diberikan vaksinasi, tidak akan lagi menderita infeksi COVID-19 atau tidak bisa lagi menularkan infeksi COVID-19 kepada orang lain.

"Protokol kesehatan diterapkan sebagai pola hidup sehari-hari dan disiplin menjalankannya, kemudian selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta mendapatkan vaksinasi dengan target kurang lebih 70 persen penduduk Indonesia sudah mendapatkan dosis lengkap, maka kita harus yakin bahwa Indonesia akan cepat lepas dari pandemi COVID-19 ini," ujar James.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia akan kembali dapat beraktivitas dan bekerja seperti biasa, yaitu bekerja dengan tanpa berbagai pembatasan seperti saat pandemi berlangsung.*

Baca juga: PDIB: Kekebalan total COVID-19 butuh puluhan tahun

Baca juga: PDIB: ASN-penyuluh agama perkuat sosialisasi 5M jangkau masyarakat
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021