Pengelola Pasar Kramat Jati pastikan pasokan kebutuhan pokok stabil

Pengelola Pasar Kramat Jati pastikan pasokan kebutuhan pokok stabil

Pedagang menyortir cabai yang dijual, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (7/4/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta Timur memastikan pasokan kebutuhan pokok stabil menyusul inflasi di Ibu Kota pada Agustus 2021 mencapai 0,08 persen setelah selama dua bulan terakhir mengalami deflasi.

"Harga kebutuhan pokok saat ini masih stabil karena pasokan juga lumayan stabil," kata Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, beberapa kebutuhan pokok di pasar induk itu justru mengalami penurunan harga. Misalnya harga cabai merah per kilogram mencapai Rp11.000 per kilogram dan cabai merah keriting Rp10.000 per kilogram pada Rabu (1/9).

" Harganya masih di bawah rata-rata ideal Rp20-22 ribu. Stabil semua karena sejauh ini pasokan stabil," katanya.

Pihaknya akan terus memantau perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok termasuk koordinasi dengan petani sebagai pemasok utama kebutuhan pokok.

Meski begitu, koordinasi untuk pasokan dari daerah lain belum dilakukan karena langkah itu baru dilakukan jika ada kelangkaan pasokan.

"Itu terjadi kalau ada kelangkaan tapi saat ini suplai relatif aman, harga terjangkau. Belum ada antisipasi ke arah itu," katanya.

Baca juga: Realisasi ekspor DKI naik 4,2 persen capai 853,7 juta dolar AS
Baca juga: DKI Jakarta alami inflasi 0,08 persen


Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mengungkapkan Jakarta terjadi inflasi sebesar 0,08 persen ada Agustus 2021 setelah selama dua bulan terakhir deflasi.

Kepala BPS DKI Buyung Airlangga pada rilis inflasi bulanan, Rabu (1/9) menjelaskan, pelonggaran PPKM Level 3, pencairan dana bantuan sosial dan stimulus usaha mendorong permintaan barang dan jasa masyarakat sehingga memicu inflasi.

Adanya inflasi pada Agustus 2021, mengindikasikan mulai membaiknya ekonomi di Jakarta setelah PPKM Darurat pada Juli 2021.

Sementara itu, pantauan harga rata-rata sejumlah kebutuhan pokok di DKI Jakarta berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta yang diakses pukul 11.40 WIB melalui laman infopangan.jakarta.go.id menunjukkan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Berikut ini harga rata-rata harian 13 komoditas pangan di DKI Jakarta pada Kamis (2/8) dibandingkan Rabu (1/9) berdasarkan Informasi Pangan Jakarta.

1. Beras medium: Rp12.171 per kilogram (naik Rp2.589)
Beras premium: Rp12.048 per kilogram (turun Rp109)
2. Minyak goreng: Rp15.794 per kilogram (naik Rp135)
3. Cabai merah keriting: Rp25.384 per kilogram (turun Rp402)
4. Cabai merah besar: Rp29.891 per kilogram (naik Rp25)
5. Cabai rawit merah: Rp36.076 per kilogram (naik Rp6.566)
6. Bawang merah: Rp32.100 per kilogram (turun Rp453)
7. Bawang putih: Rp29.525 per kilogram (naik Rp163)
8. Daging ayam ras: Rp37.459 per ekor (naikn Rp482)
9. Telur ayam ras: Rp22.362 per kilogram (turun Rp190)
10. Gula pasir: Rp16.925 per kilogram (naik Rp3.148)
11. Tepung terigu: Rp9.787 per kilogram (naik Rp1.649)
12. Daging sapi has: Rp134.027 per kilogram (turun Rp176)
13. Daging kambing: Rp130.370 per kilogram (naik Rp995).
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021