Adaro sebar 65 konsentrator oksigen di Tabalong dan Balangan Kalsel

Adaro sebar 65 konsentrator oksigen di Tabalong dan Balangan Kalsel

Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir (kedua kiri) menyerahkan bantuan konsentrator kepada Bupati Tabalong Anang Syahfiani (kedua kanan) disaksikan Wakil Bupati Tabalong Mawardi (kanan) dan Anggota Dewan Pengawas Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) Budi Bowoleksono (kiri), di RSUD Badaruddin Kasim Tabalong, Kalsel, Rabu (1/9/2021). ANTARA FOTO/HO-Humas Adaro/hp.

Jakarta (ANTARA) - PT Adaro Energy Tbk (Adaro) melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesia” memberikan dukungan 65 konsentrator oksigen dan 14.000 paket vitamin untuk Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

“Adaro sangat memahami bahwa dukungan moril dan materil akan sangat membantu penanganan pasien COVID-19. Kami berkomitmen untuk hadir dan aktif membantu pemerintah menanggulangi pandemi,” kata Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Bantuan konsentrator oksigen dan paket vitamin diserahkan langsung oleh Garibaldi Thohir kepada Bupati Tabalong Anang Syahfiani di RSUD Badaruddin Kasim Tabalong dan Bupati Balangan Abdul Hadi di RSUD Balangan.

“Kali ini, dukungan kami wujudkan melalui alat konsentrator oksigen yang telah memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien dan dapat menjaga semangat para tenaga kesehatan,” katanya.

Unit konsentrator oksigen ini diharapkan semakin melengkapi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam menangani pasien COVID-19 yang membutuhkan oksigen.

Konsentrator oksigen ini dipastikan memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien yaitu mudah dipindahkan dan dibawa ke lokasi pasien, tidak perlu penanganan yang kompleks serta tidak perlu diisi ulang.

Adaro bekerjasama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS) memberikan dukungan total 1.000 konsentrator oksigen senilai Rp12,6 miliar kepada Rumah Sakit & Klinik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak 300 konsentrator oksigen telah didistribusikan ke 15 fasilitas kesehatan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang merupakan wilayah operasional Adaro.

Sejak awal pandemi, Adaro telah bersinergi dengan berbagai pihak sejak bulan Maret 2020 antara lain melalui BNPB selaku Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19) memberikan bantuan senilai total Rp20 miliar.

Bantuan ini telah dimanfaatkan untuk mendukung pahlawan tenaga medis, yaitu para dokter, perawat hingga anggota TNI yang menjadi garda terdepan dalam penanganan COVID-19. Bantuan tersebut juga dialokasikan untuk penyediaan 20 mobil ambulans yang membantu mobilisasi para pasien atau masyarakat yang terpapar COVID-19.

Adaro juga bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) dalam menyiapkan dan menyalurkan 100 Unit Ventilator COVENT-20 dan 40 emergency ventilator Dharcov-23S dari Dharma Group ke Rumah Sakit di Indonesia, menyediakan unit alat untuk tes laboratorium Covid-19 dan alat rapid test untuk beberapa rumah sakit, hingga memberikan bantuan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis.

Di tahun 2021, Adaro kembali memberikan bantuan senilai total Rp2,75 miliar kepada BNPB diperuntukkan bagi kegiatan operasional berupa insentif SDM tenaga kesehatan, operasional ambulans dan APD tenaga medis.

Sejak Maret 2020 mobil ambulans tersebut telah membantu pengantaran lebih dari 19.000 pasien secara gratis di Jabodetabek

Baca juga: Adaro Energy targetkan produksi batu bara 52-54 juta ton
Baca juga: Pemerintah terus dorong target bebas emisi karbon lebih cepat
Baca juga: Tambah pilar bisnis, Adaro Energy siap kembangkan energi hijau

Pewarta : Royke Sinaga
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021