Satgas TNI bagikan kelambu cegah malaria untuk warga perbatasan RI-PNG

Satgas TNI bagikan kelambu cegah malaria untuk warga perbatasan RI-PNG

Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista membagikan kelambu kepada warga di perbatasan kampung Kalimo Kabupaten Keerom untuk mencegah malaria. ANTARA/HO-Pendam XVII/Cenderawasih.

Keerom (ANTARA) - Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom, Papua melaksanakan sosialisasi pencegahan malaria serta membagikan kelambu kepada warga Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Rabu (1/9)

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar M.Si dalam keterangan diterima ANTARA, menjelaskan kegiatan pembagian kelambu merupakan salah satu upaya Satgas Pamtas TNI Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit malaria yang cukup tinggi khususnya di wilayah Kabupaten Keerom.

“Berbagai upaya kami lakukan untuk pencegahan dan pengobatan terhadap penderita malaria, di antaranya adalah bekerjasama baik dengan Dinas Kesehatan Kabupaten maupun Puskesmas setempat melakukan penyemprotan lingkungan tempat tinggal dengan insektisida, pemberian kelambu, dan pengobatan secara medis,”ujar Dansatgas.

Baca juga: Satgas TNI bagikan perlengkapan sekolah di perbatasan RI-PNG

Di tempat terpisah, Danpos Kalimo Letda Inf Sutarto mengatakan selain memberikan kelambu secara gratis, satgas juga melakukan sosialisasi kepada warga mengenai cara mengenali gejala awal, pengobatan dan pencegahan malaria kepada masyarakat di Kampung Kalimo.

Salah satu cara pencegahannya, menurut Sutarto, dengan menghindari gigitan nyamuk pembawa parasit malaria.

"Kami harapkan kepada warga agar memanfaatkan kelambu diberikan dengan baik, jangan sampai setelah diberikan malah tidak dipergunakan, karena kelambu tersebut merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom yang secara khusus dirancang untuk mencegah nyamuk malaria karena bahannya yang mengandung zat untuk mematikan nyamuk yang hinggap di kelambu tersebut,” kata Sutarto.

Diakuinya, wilayah Kampung Kalimo masih terdapat kendala akses fasilitas kesehatan yang sulit dijangkau dan agar dapat lebih memaksimalkan kegiatan ini dengan mendatangi rumah-rumah warga yang tidak dapat ikut menghadiri sosialisasi.

"Untuk memastikan setiap warga binaan kami mendapatkan kelambu dan mengerti cara pencegahan penyakit malaria,”tambah Sutarto.

Baca juga: Satgas TNI bagikan susu dan makanan gratis untuk anak di perbatasan

Sementara itu, Kepala Kampung Kalimo Jems Maunda mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan kehadiran Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista atas kegiatan pembagian kelambu.

"Dan warga berterimakasih serta mendukung kegiatan tersebut, diharapkan ke depan angka warga yang terkena sakit malaria dapat menurun secara drastis sehingga warga bisa hidup sehat dan terhindar dari serangan malaria.

“Terimakasih Bapak-bapak TNI Pos Kalimo Yonif 403 yang sudah datang membantu masyarakat dengan membagikan kelambu anti nyamuk secara gratis kepada masyarakat,"ujarnya

Ia berharap, masyarakat dapat menggunakan kelambu dengan baik, guna mengantisipasi penyakit malaria, DBD, serta penyakit yang berbasis lingkungan lainnya

"Dengan selalu menjaga kebersihan baik di dalam rumah, di luar rumah maupun lingkungan sekitar rumahnya,"kata Kepala Kampung.

Baca juga: Satgas Pamtas tanamkan nasionalisme bagi anak-anak di perbatasan
Baca juga: Prajurit Kostrad di perbatasan negara harus terus berprestasi
Baca juga: Satgas TNI bersama warga tanam pohon di perbatasan RI-PNG
Pewarta : Muhsidin
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021